Gunung Merapi dan Virus Corona, Tanda Kedatangan Sabdo Palon dan Naya Genggong?

27715
Dosen UNY alumnus UGM, Dr. Purwadi, M.Hum, coba membabar cerita Sabdo Palon yang baru-baru ini dikaitkan dengan erupsi Gunung Merapi dan Corona. Foto: Arbaswedan
Dosen UNY alumnus UGM, Dr. Purwadi, M.Hum, coba membabar cerita Sabdo Palon yang baru-baru ini dikaitkan dengan erupsi Gunung Merapi dan Corona. Foto: Arbaswedan

KAGAMA.CO, YOGYAKARTA – Gunung Merapi kembali menampakkan aktivitasnya dalam beberapa waktu terakhir.

Laman resmi Badan Geologi Kementerian ESDM mencatat bahwa Gunung Merapi berdentum pada 27-28 Maret.

Terbaru pada Jumat (10/4/2020) lalu, gunung dengan puncak puncak 2.930 mdpl itu mengalami erupsi.

Tingkat aktivitas Gunung Merapi pun kini menjadi Waspada level 2.

Fenomena ini membuat beberapa orang lantas menghubungkannya dengan kisah kebangkitan Sabdo Palon dan Naya Genggong.

Baca juga: Seminggu Galang Donasi, KAGAMA TP Raih Rp100 Juta untuk Bantu Mahasiswa Terdampak Covid-19

Pasalnya, penasihat raja terakhir Majapahit, Prabu Brawijaya V, itu konon mengaku bakal datang kembali.

Yakni 500 tahun setelah muksa (terbebas dari dunia) di Gunung Lawu pada 1520.

Artinya, kedua tokoh dikatakan bakal bangkit tepat pada tahun ini.

Hal itu guna mengembalikan masa kejayaan Kerajaan Majapahit, ketika ilmu budi jadi pedoman hidup rakyat Jawa.

Perihal cerita ini coba dibabar oleh Ketua Lembaga Olah Kajian Nusantara, Dr. Purwadi.

Baca juga: Gandeng UMKM, KAGAMA Batang Bagikan 1.000 Masker kepada Masyarakat