KPH Notonegoro Jadi Inspirasi Anak Muda dalam Lestarikan Budaya

567
KPH Notonegoro (kiri) bersama Kapten Laut (KH) M. C. Bayu Murti. Foto: Dok. Pribadi
KPH Notonegoro (kiri) bersama Kapten Laut (KH) M. C. Bayu Murti. Foto: Dok. Pribadi

KAGAMA.CO, JAKARTA – Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Notonegoro merupakan Penghageng Kawedanan Hageng Punokawan (KHP) Kridhomardowo atau Kepala Departemen Pengembangan Kebudayaan Keraton Yogyakarta.

Didorong oleh kecintaan besar terhadap budaya, Kanjeng Noto – begitu sapaan akrabnya – mendorong tari klasik, gendhing, wayang wong, bahkan orkestra Keraton Yogyakarta ke atas panggung kepopuleran.

Kali ini Kanjeng Noto berkesempatan memimpin Yogyakarta Royal Orchestra (YRO) untuk tampil di acara Maritime Award 2022-2023 ISPEC yang diselenggarakan oleh International Sea Port Exhibition and Conference (ISPEC) di Batavia Marina, Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat (10/2/2023).

Maritime Award 2022-2023 ISPEC juga didukung oleh Keraton Yogyakarta, Keluarga Besar Ir. H. Djuanda Kartawidjaja, Keluarga Besar Soedarpo Sastrosatomo, serta Yayasan Biijana Paksi Sitengsu.

Baca juga: Yogyakarta Royal Orchestra Tampil Memukau di Ajang Maritime Award 2022-2023 ISPEC

Kapten Laut (KH) M. C. Bayu Murti, M.Psi., Psikolog. dari Asosiasi Psikologi Maritim (Apsimar) yang hadir sebagai undangan pada acara Maritime Award 2022-2023 ISPEC mengemukakan betapa Kanjeng Noto menaruh perhatian besar pada kebudayaan.

Pada tahun 2016, Keraton Yogyakarta melalui Kanjeng Noto mendukung Satuan Tugas (Satgas) Maritim TNI Konga XXVIII-I/UNIFIL-Lebanon dalam promosi pariwisata dan kebudayaan Yogyakarta melalui Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Satgas Maritim TNI Konga XXVIII-I/UNIFIL-Lebanon selain bertugas menjaga keamanan perairan Lebanon di bawah bendera Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), juga bertugas melaksanaan Naval Diplomacy yang dapat meningkatkan eksistensi Negara Indonesia di dunia Internasional melalui keberhasilan dalam melaksanakan tugas-tugas yang diemban dalam misi perdamaian.

“Selain itu, Satgas Maritim TNI Konga XXVIII-I/UNIFIL-Lebanon juga melakukan promosi pariwisata dan kebudayaan Indonesia pada berbagai kesempatan dan dukungan dari berbagai pihak salah satunya dari Keraton Yogyakarta,” ujar Bayu yang pernah menjabat sebagai Perwira Psikologi Satgas tersebut pada tahun 2016-2017 menggunakan KRI Bung Tomo-357.

Baca juga: Ini Alasan Menko Polhukam Mahfud MD Ajak Bangsa Indonesia Kembali Aplikasikan Budaya Bahari