Kembangkan Baterai Sepeda Motor Listrik di Indonesia, Produsen Selis Gandeng Sentramitra

181
Wilson Teoh (jas hitam), Direktur Operasional PT. Gaya Abadi Sempurna, bersama Direktur PT Sentramitra Dayautama Tjandra Widjaya jalin kerja sama untuk mengembangkan baterai sepeda motor listrik di Indonesia. Foto: Selis
Wilson Teoh (jas hitam), Direktur Operasional PT. Gaya Abadi Sempurna, bersama Direktur PT Sentramitra Dayautama Tjandra Widjaya jalin kerja sama untuk mengembangkan baterai sepeda motor listrik di Indonesia. Foto: Selis

KAGAMA.CO, JAKARTA – Produsen kendaraan listik atau electric vehicle (EV) roda dua dan roda tiga di Indonesia dengan merek Selis, PT. Juara Bike (JB), yang merupakan anak usaha PT. Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS), menandatangani kerja sama dengan perusahaan penyedia baterai industri PT. Sentramitra Dayautama.

Kedua perusahaan akan menjalin kemitraan strategis untuk mengembangkan baterai sepeda motor listrik.

Penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama ini dilaksanakan pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (25/2/2023).

Selis merupakan perusahaan kendaraan listrik yang menyediakan kendaraan tanpa emisi untuk masyarakat dan telah memproduksi dan mendistribusikan kendaraan listrik dalam bentuk sepeda sejak tahun 2011 dan akan terus mendukung masyarakat beralih ke kendaraan listrik.

Baca juga: Arsjad Rasjid Bawa Indika Energy Jadi Perusahaan Net Zero Carbon Emmission

Direktur Utama SLIS Edi Hanafiah Kwanto mengatakan kerja sama ini dilakukan sebagai wujud komitmen perseroan untuk ikut mendorong terlaksananya Indonesia menuju zero emission (nol emisi).

Selain itu, perseroan juga mendukung tersedianya ekosistem EV sehingga dapat mendorong peningkatan volume penggunaan kendaraan listrik.

“Kedua perusahaan punya visi yang sama demi pengembangan kendaraan listrik, salah satunya yakni ketersediaan baterai sepeda motor listrik.

“Saat ini tahapannya masih dalam perencanaan awal,” kata Edi, dalam keterangan resmi usai penandatanganan MoU di IIMS, Sabtu (25/2/2023).

Baca juga: Solusi Sampah Plastik dari UGM

JB adalah anak usaha Gaya Abadi Sempurna, emiten yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham SLIS.

Merek Selis kini menempati posisi terdepan dalam kategori kendaraan listrik.

Edi menjelaskan, JB akan fokus menambah produk dan tipe terbaru serta terus menggejot penjualan.

Apalagi tren industri EV bakal semakin naik seiring dengan terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.

Baca juga: Guru Besar UGM Ungkapkan Konsep Jagad Biru Rahayu untuk Kelola Sampah

Sejalan dengan pengembangan produk, pada 16 Februari 2023 lalu, Selis meluncurkan produk baru yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, yaitu Selis GO Plus yang bisa tempuh 140 kilometer dengan dua baterai lithium ion dan menggunakan motor yang kuat sebesar 2.000 Watt.

Sementara itu, Sentramitra adalah perusahaan penyedia baterai industri yang sudah berpengalaman hampir 30 tahun.

Pada awalnya Sentramitra fokus pada teknologi baterai kering SLA (sealed lead acid) yang mudah didaur ulang untuk produk UPS, lampu emergency, alarm, dan industri.

Dalam tahap pengembangannya perusahaan terus mengembangkan produk baterai di bidang forklift electric dan juga bisnis model rental (battery as services).

Baca juga: Hadiri Reuni Alumni Teknik UGM, Menteri Basuki Dorong Tingkatkan Inovasi di Dunia Rekayasa Teknik

Sentramitra sudah mempersiapkan teknologi baterai lithium sejak 6 tahun yang lalu untuk menyambut era kendaraan listrik atau EV.

Belajar dari pengalaman yang ada, Sentramitra mempelajari teknologi baterai lithium yang mempunyai safety dan durability yang tinggi.

Melalui kerjasama ini, tipe baterai lithium yang dikembangkan adalah Battery Go Plus dengan kapasitas 60V 75AH.

Tipe baterai ini merupakan tipe unggulan yang memiliki keamanan tinggi dan ketahanan baterai lebih lama.

Baca juga: Begini Pandangan Sri Sultan HB X tentang Bhineka Tunggal Ika dan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia

Hal ini merupakan sebuah kemajuan pengembangan teknologi yang menghasilkan jarak tempuh lebih jauh hingga 180 kilometer.

Dengan ketahanan baterai long range ini, tentu saja perusahaan logistik mulai melirik kendaraan listrik sebagai kendaraan mobilitas dan operasionalnya.

Tidak hanya itu, masyarakat dengan mobilitas tinggi yang menempuh jarak jauhpun tidak perlu ragu lagi untuk menjatuhkan pilihannya saat ini.

Hal ini tentu akan menghapus kekuatiran terhadap kebutuhan pengisian baterai yang berulang.

Baca juga: Pertama di Indonesia, Yogyakarta Royal Orchestra Gelar Konser Musik di Pelabuhan Sunda Kelapa

Dalam pengembangan teknologi baterai lithium, Sentramitra fokus mendukung Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dengan memproduksi keseluruhan modul baterai lithium tersebut di lokal sehingga memberikan solusi energi storage di berbagai kebutuhan market yang ada.