Rabu, 22 Mei 2024 | 21:57 WIB

Pertama di Indonesia, Yogyakarta Royal Orchestra Gelar Konser Musik di Pelabuhan Sunda Kelapa

KAGAMA.CO, JAKARTA – Acara Maritime Award yang akan digelar pada Jumat (10/2/2023) mendatang akan dimeriahkan oleh konser dari Yogyakarta Royal Orchestra (YRO).

Konser ini terbilang istimewa karena untuk pertama kali digelar di sebuah tempat bersejarah, Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta.

Oleh sebab itu, konser YRO akan dimasukkan dalam catatan Museum Rekor Indonesia (MURI).

Pasalnya, inilah untuk pertama kalinya di Indonesia, sebuah konser musik digelar di sebuah pelabuhan.

Dalam kegiatan Maritime Award, KAGAMA.CO menjadi mitra media untuk perhelatan nasional ini.

Baca juga: Selesai Dibangun April 2023, Sodetan Ciliwung Bagian dari Rencana Induk Pengendalian Banjir di Jakarta

“Pemilihan Sunda Kelapa sebagai tempat perhelatan Maritime Award karena pelabuhan menjadi infrastruktur strategis yang mendukung kegiatan ekonomi dan mobilitas penduduk, dari era kerajaan hingga saat ini.”

“Salah satu pelabuhan bersejarah di Indonesia adalah Pelabuhan Sunda Kelapa yang merupakan pelabuhan tertua di Indonesia yang menyimpan sejarah panjang dari perjalanan Ibu Kota Jakarta serta bangsa Indonesia,” tutur Ketua Pelaksana Maritime Award sekaligus Ketua Yayasan Biijana Paksi Sitengsu Fajar Bagoes Poetranto dalam keterangan persnya, Jumat (27/1/2023).

Sementara bagi YRO rencananya konser di Pelabuhan Sunda Kelapa merupakan pengalaman bermusik yang menantang dari sisi teknis.

“Untuk pementasan YRO di acara Maritime Award yang diselenggarakan oleh pihak Yayasan Biijana Paksi Sitengsu, persiapannya memang cukup menantang dan membutuhkan detail yang tinggi.”

Baca juga: Yogyakarta Royal Orchestra akan Tampil Meriahkan Maritime Awards di Atas Kapal Phinisi

“Karena kami dari tim YRO harus menyesuaikan berbagai backup plan dalam teknis pertunjukan,” tutur Talcha Sultanik, Pimpinan Produksi YRO.

Oleh karena itu, menurutnya, pihak YRO telah melakukan survei lokasi dan tempat bersama tim penyelenggara (Yayasan Biijana Paksi Sitengsu) agar lebih clear dan jelas, karena kerja sama kali terpaut jarak Jogja-Jakarta yang mana harus ada komunikasi yang baik antara YRO sebagai talent dan yayasan sebagai penyelenggara.

“Apalagi di acara ini juga akan dihadiri oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X,” ujar Talcha.

“Tantangan bermain di pinggir laut memang cukup banyak risiko, salah satu tantangannya memang lebih ke arah tiupan angin di pinggir pantai, yang mana pasti akan mempengaruhi pertunjukan orkestra dari segi suara (sound) dan berbagai teknis lainnya,” tuturnya.

Baca juga: Laik Operasi, Jalan Tol Semarang – Demak Seksi 2 Siap Beroperasi


KAGAMA EDISI CETAK

BACA JUGA

BERITA TERKAIT

JOGJANESIA