Jumat, 14 Juni 2024 | 04:02 WIB

Hadiri Reuni Alumni Teknik UGM, Menteri Basuki Dorong Tingkatkan Inovasi di Dunia Rekayasa Teknik

KAGAMA.CO, JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendorong peran aktif dan kontribusi dari para lulusan Teknik, khususnya Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk dapat terus berinovasi di dunia rekayasa teknik (engineering).

Hal tersebut disampaikan Menteri Basuki yang hadir bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam acara Reuni Akbar Keluarga Alumni Fakultas Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada (KATSGAMA) di Jakarta, Sabtu (18/2/2023).

“Kita dianugerahi menjadi alumni KATSGAMA kita harus bangga, tetapi kita juga harus meningkatkan kontribusi kita.”

“Untuk itu sebagai alumni Teknik UGM harus kuat kompetensinya, berani karena berintegritas, dan berjiwa seni dengan terus berimprovisasi dan berinovasi dalam dunia engineering,” kata Menteri Basuki.

Baca juga: Arsjad Rasjid Bawa Indika Energy Jadi Perusahaan Net Zero Carbon Emmission

Menurutnya, inovasi dapat diraih dengan dedikasi yakni tidak pernah berhenti melakukan riset, sehingga teknologi yang dihasilkan berguna bagi masyarakat.

“Sebagai contoh saya sudah berdedikasi kerja di Kementerian PUPR selama 45 tahun. Intinya harus tetap fokus dan akan indah pada akhirnya,” kata Menteri Basuki.

Dalam acara tersebut, Menteri Basuki juga menyerahkan piagam penghargaan kepada alumni Teknik UGM yang dinilai telah berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia, antaranya kepada Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Heru Dewanto, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Jarot Widyoko, Kepala Badan Pengembangan SDM Kementerian PUPR Khalawi AH, dan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR Danang Parikesit.

Menteri Basuki dalam beberapa kesempatan mengatakan, Kementerian PUPR juga sangat mendukung pengembangan kerja sama dengan perguruan tinggi.

Baca juga: Bikin Singkat Waktu dan Jarak Tempuh, Tol Yogyakarta-Bawen Dibangun dengan Investasi Rp14,26 Triliun

Hal tersebut untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM), karena salah satu faktor penting dalam pembangunan infrastruktur berkualitas yang smart dan ramah lingkungan adalah kesiapan SDM yang terampil, kompeten, unggul, dan dinamis.

“Kementerian PUPR secara formal telah melaksanakan kerja sama dengan beberapa universitas seperti pengembangan magister super spesialis dan organisasi profesi.”

“Di setiap kesempatan, saya juga arahkan kegiatan ilmiah diadakan di kampus untuk mengajak generasi muda dan mahasiswa mengenal organisasi profesi dan pembangunan infrastruktur di Indonesia,” pungkas Menteri Basuki. (*)


KAGAMA EDISI CETAK

BACA JUGA

BERITA TERKAIT

JOGJANESIA