Minggu, 16 Juni 2024 | 09:05 WIB

Kerajaan Kediri Lahir karena Kucuran Air Kendi Mpu Bharada

Baca juga: Aksi KAGAMA Balikpapan Tanamkan Kreativitas Anak di Masa Pandemi

Kedua kerajaan juga mendapatkan nasihat dari Dewi Kili Suci setelah Airlangga wafat.

“Wejangan Dewi Kili Suci menjadi pegangan bagi masyarakat Kediri. Supaya tahu sejatining urip. Masyarakat Kediri selalu sadar arti penting sangkan paraning dumadi,” tutur Purwadi.

“Tujuannya agar mencapai puncak satataning panembah. Yaitu manunggaling kawula Gusti,” sambung pria kelahiran 1971 ini.

Di sisi lain, pembagian Kerajaan Kahuripan mungkin saja tidak terjadi andai ambisi Airlangga tercapai.

Saat berniat turun takhta untuk menjadi pendeta, Airlangga ingin menempatkan salah satu putranya sebagai pemimpin dari Kerajaan Bali.

Baca juga: Hadapi Berbagai Risiko Selama Pandemi, Begini Cara Membangkitkan Semangat Anak

Kebetulan, Airlangga adalah anak sulung dari Raja Bali yang memerintah pada 989-1011, Udayana.

Airlangga ingin agar salah seorang putranya jadi penguasa Bali selepas kematian adiknya, Marakata.

Namun, keinginan itu ditolak dan tampuk kepemimpinan Bali selanjutnya diteruskan oleh adik bungsu Airlangga, Anak Wungsu.

Adapun Kerajaan Jenggala kembali bersatu dengan Kerajaan Kediri pada 1136.

Selanjutnya, riwayat kerajaan selesai setelah dikuasai Singhasari pada 1222 dan menjadi bagian dari Majapahit mulai 1293. (Ts/-Th)

Baca juga: Tingkatkan Produktivitas Anak, KAGAMA Bali Gelar Kegiatan Mewarnai dan Menggambar Secara Virtual


KAGAMA EDISI CETAK

BACA JUGA

BERITA TERKAIT

JOGJANESIA