Rumah Dahor yang Kaya Sejarah Ini Jadi Latar Video Nitilaku KAGAMA Balikpapan

187
Balikpapan menjadi kota yang memiliki banyak cerita sejarah pada masa kolonial Belanda. Tak heran, jika kota ini juga menyediakan destinasi wisata edukasi berupa cagar budaya, yakni Rumah Dahor Heritage. Foto: KAGAMA Balikpapan
Balikpapan menjadi kota yang memiliki banyak cerita sejarah pada masa kolonial Belanda. Tak heran, jika kota ini juga menyediakan destinasi wisata edukasi berupa cagar budaya, yakni Rumah Dahor Heritage. Foto: KAGAMA Balikpapan

KAGAMA.CO, BALIKPAPAN – Pengcab KAGAMA Balikpapan ikut berpartisipasi dalam Nitilaku 2020.

Baru-baru ini, organisasi di bawah pimpinan Bagus Saleh itu mengirim video ucapan selamat Dies Natalis ke-71 Universitas Gadjah Mada.

Kepada Kagama, Arif Budi Haryanto, pengurus KAGAMA Balikpapan menceritakan momen saat pengambilan video tersebut.

“Minggu (6/12/2020), anggota Kagama Balikpapan sudah berkumpul di Rumah Dahor pada pukul 08.15 Wita untuk melakukan sesi foto dan video yang didokumentasikan oleh M. Surya, alumnus Teknik Elektro 1996,” jelasnya.

Setelah pengambilan foto dan video dilaksanakan, Didiek Anggrat, pengurus Pengcab Balikpapan, menjelaskan sejarah dan asal muasal berdirinya Dahor Heritage.

Rumah Dahor dipilih karena merupakan salah satu cagar budaya di Balikpapan. Bangunan tersebut juga merupakan tempat yang ikonik.

Baca juga: Alumni Psikologi UGM Angkatan ’83 Luncurkan Buku Perjalanan Hidup Satu Angkatan

Bak guide berpengalaman, dengan penuh semangat, Didiek menjelaskan tentang rumah panggung bercat putih dengan ornamen hijau, yang berdiri di sela-sela gedung bertingkat di Balikpapan.

Rumah panggung ini dulu merupakan rumah dinas bagi warga Belanda, pekerja kilang minyak Bataafsche Petroleum Matschappij (BPM) pada tahun 1920.

Berada di jalan Letjend Suprapto, di ujung gang jalan Dahor, rumah panggung ini diberi nama sesuai nama jalannya.

Meski dinamakan sebagai Rumah Dahor Heritage yang merujuk pada satu rumah saja, namun sebenarnya tempat wisata ini merupakan sebuah kompleks perumahan yang terdiri dari beberapa rumah.

Saat ini, terdapat sembilan dari Rumah Dahor Heritage yang dikelola oleh pihak Pertamina.

Baca juga: Perjalanan Gabriel Asem Membangun Tambrauw yang Awalnya Hanya Berupa Perbukitan dan Pantai