Pakar UGM Sebut Erupsi Merapi Tidak Berdampak pada Cuaca di Jogja

220
Dr. Emilya Nurjani, S.Si., M.Si menuturkan, minimnya dampak peningkatan suhu akibat erupsi Gunung Merapi, salah satunya dikarenakan Indonesia sebagai negara tropis dengan lapisan troposfer atau lapisan terendah atmosfir dengan ketebalan 18 kilometer. Foto: Donnie
Dr. Emilya Nurjani, S.Si., M.Si menuturkan, minimnya dampak peningkatan suhu akibat erupsi Gunung Merapi, salah satunya dikarenakan Indonesia sebagai negara tropis dengan lapisan troposfer atau lapisan terendah atmosfir dengan ketebalan 18 kilometer. Foto: Donnie

KAGAMA.CO, YOGYAKARTA – Pakar Iklim dan Bencana dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Dr. Emilya Nurjani, S.Si., M.Si menyebutkan erupsi Gunung Merapi tidak memengaruhi cuaca di DIY.

Suhu udara di wilayah DIY yang dalam beberapa hari terakhir cukup panas tidak ada kaitannya dengan erupsi Gunung Merapi.

“Kenaikan suhu di wilayah Jogja ini bukan karena erupsi Merapi, tetap lebih karena fenomena urban heat island yang umum terjadi di wilayah perkotaan,” terangnya kepada wartawan saat menyampaikan paparan tentang Bencana Hidrometerologi dan Perubahan Iklim dalam Sekolah Wartawan, Senin (13/3/2023).

Seperti diketahui Gunung Merapi mengalami erupsi pada Sabtu (11/03/2023) kemarin.

Baca juga: Gunung Merapi dan Virus Corona, Tanda Kedatangan Sabdo Palon dan Naya Genggong?

Awan panas guguran dari erupsi Gunung Merapi yang mengarah ke arah barat menyebabkan hujan abu di daerah Magelang, Wonosobo dan sekitarnya. Sementara itu, Yogyakarta tidak terdampak abu erupsi Merapi.

Dosen Departemen Geografi Lingkungan Fakultas Geografi UGM ini menyebutkan bahwa guguran awan panas memang muncul hingga radius 7 kilometer.

Kendati begitu, ketinggian Gunung Merapi yang mencapai 2.900 Mdpl menyebabkan awan panas terbawa angin kencang dan berubah menjadi debu vulkanik tidak meningkatkan suhu secara signifikan.

Proses erupsi Merapi tidak memengaruhi suhu, tapi aerosol yang dihasilkan mungkin akan berpengaruh dalam menaikan maupun mengurangi suhu, tergantung angin.

Baca juga: GER UGM Kirim Tim Respon Cepat Tanggap Erupsi Gunung Merapi

Kendati begitu, erupsi tersebut sempat meningkatkan suhu di tingkat lokal kawasan Gunung Merapi dalam waktu yang tidak begitu lama.