Jumat, 24 Mei 2024 | 05:57 WIB

Kisah Ongkos Parkir Pak Koesnadi dan Korban Asrama ‘Darmaningsih’ UGM

Baca juga: KAGAMA Lampung Adakan Rapat untuk Segera Dirikan Perguruan Tinggi

Legenda ‘Darmaningsih’

Pada masa itu, hanya ada dua asrama yang dimiliki UGM, Darmaputera Baciro untuk laki-laki dan Ratnaningsih Sagan untuk perempuan

Kala itu warga dua asrama ini memang mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat secara bersama yang dinamakan Darmaningsih.

Kegiatan tersebut berupa pengobatan massal, khitanan massal, seminar, dan pengajian yang dilakukan di sekitar UGM dan sempat pula dilakukan di daerah Kalibawang, Kulonprogo.

Lantaran sering berkegiatan bersama antarwarga, hampir setiap tahun ada pasangan yang ‘jadian’ dan menjadi pasangan suami-istri.

Pasangan ini kemudian diberi julukan korban ‘Darmaningsih’, istilah untuk menyebut Darmaputera dan Retnaningsih.

“Saya mendapatkan pasangan ketua kegiatan Darmaningsih saat itu. Alhamdulillah, dari perkawinan kami telah lahir putra dan putri yang dua-duanya juga anggota KAGAMA. Inilah romantikan kehidupan mahasiswa di asrama UGM,” tulis Harno. (Ez/-Th)

Baca juga: Beksan Wanara KAGAMA Beksan Balikpapan Semarakkan HUT ke-123 Kota Bailkpapan


KAGAMA EDISI CETAK

BACA JUGA

BERITA TERKAIT

JOGJANESIA