Mengenal Angkringan di Beberapa Kota

Di Semarang, orang menyebut angkringan dengan nama Kucingan.(Foto: konicipi.com)
Di Semarang, orang menyebut angkringan dengan nama Kucingan.(Foto: konicipi.com)

KAGAMA.CO, YOGYAKARTA – Siapa yang belum pernah mendengar kata angkringan? Hampir semua orang dapat dipastikan pernah mendengarnya. Terutama bagi yang tinggal di Jawa.

Warung kecil yang didirikan dari gerobak dan terpal sebagai atapnya ini selalu menghiasi pinggiran kota. Berbekal makanan rakyat, angkringan menjajakan aroma masakan tempo dulu.

Bisa dibilang angkringan ini merupakan bisnis warung makan yang mudah untuk mendirikannya. Berbekal modal yang tidak besar, orang bisa membangun usaha kuliner ini di beberapa tempat.

Angkringan tidak memerlukan tanah yang luas. Dengan lahan terbatas dan berada di luar ruangan sudah cukup untuk memulai usaha kuliner ini.

Jika pintar dalam memilih tempat, maka tidak perlu khawatir dengan pembeli. Para penikmat angkringan akan selalu ada untuk mampir.

Harga menu yang murah dan tempatnya yang santai membuat angkringan sangat populer. Selain itu, di beberapa tempat nama angkringan ternyata berbeda.

Misalnya di daerah Yogyakarta, Semarang, dan Solo. Selain beda dalam penyebutannya, angkringan di daerah ini juga memiliki sedikit perbedaan dalam hidangan dan bentuknya.

Di Yogyakarta, angkringan selalu memadati sudut ruang kota. Berbekal kain terpal dan tikar, para pemilik angkringan ini siap melayani orang-orang yang singgah dari pekerjaan atau dari perjalanan.