Bambang Purwono: Mahasiswa Nomor Satu!

388

Baca juga: 38 Mahasiswa Asing Belajar Pertanian di UGM

Tetapi juga mengenal mahasiswanya secara personal.

Salah satunya dengan cara membangun kerja sama yang baik dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan.

“Saya berpesan kepada mereka jika ada sesuatu bisa hubungi Saya dan kita bentuk sebuah forum yang berguna untuk mengatasi berbagai persoalan di prodi,” jelas dosen yang konsen di bidang Kimia Organik itu.

Di samping itu, Bambang bersama dosen senior lainnya berusaha mewariskan keilmuan dan keorganisasiannya dalam mengembangkan prodi kepada dosen-dosen muda.

Hal ini dilakukan supaya mereka punya bekal untuk memajukan prodi di masa depan.

Baca juga: Ketua UKM Pencak Silat, Isfi: Gelanggang Tidak Pernah Tidur

Pembinaan pada UKM dan Sekolah sebagai Bentuk Pengabdian Masyarakat

Departemen Kimia UGM memiliki desa binaan yang sebagian besar mata pencaharian warganya adalah membatik.

Mereka ajarkan pengelolaan limbah yang baik.

Terutama bahan kimia pada cairan berwarna yang biasa digunakan untuk membatik.

Prinsipnya bahan kimia tidak boleh langsung menyentuh alam.

Langkah pertama melakukan treatment, misalnya jika cairan mengandung basa, maka harus dinetralkan terlebih dahulu.

Ada pun bentuk pengabdian masyarakat lainnya seperti membina UKM untuk meningkatkan kualitas produk berbahan kimia, serta membina guru-guru sekolah terkait metode pengajaran yang menarik untuk pelajaran Kimia.

Selain mengemban amanah sebagai Kaprodi, Bambang juga memiliki kesibukan lain membantu Kemristekdikti dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sebagai reviewer beasiswa.

“Lumayan kegiatannya, tapi kalau buat Saya mahasiswa tetap nomor satu. Karena sudah ada tanggung jawab sebagai Kaprodi,” pungkas Bambang. (Kinanthi)

Baca juga: Ketua ADINKES, Krisnajaya: KAGAMA dapat Banyak Berperan untuk Pemerataan Pelayanan Kesehatan di Indonesia