Bambang Purwono: Mahasiswa Nomor Satu!

389

Baca juga: Segudang Dimensi Sindung Tjahyadi, Sempat Disangka Ingin Jadi Dukun

Tak hanya sibuk dengan dunia akademik, Bambang juga aktif sebagai bendahara Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) di fakultas dan sebagai Ketua II di Keluarga Mahasiswa Kimia (KMK).

”Dari dulu setiap kali ikut organisasi pasti punya kedudukan,” ujar Bambang.

Ia mengaku tidak ikut aktif di banyak organisasi, karena kondisi keluarganya yang memotivasi dirinya untuk fokus kuliah dan segera lulus.

Meskipun harus cepat lulus, kira-kira hampir 7 tahun, masa kuliah Bambang cukup berkesan.

Angka tersebut relatif singkat untuk ukuran mahasiswa kala itu.

Baca juga: Ganjar Pranowo Ajak Alumni Berkontribusi Atasi Persoalan Negeri

Hingga saat ini Bambang mengakui hubungan akrabnya dengan kawan-kawan seangkatan masih terjalin.

Banyak Dibantu oleh Senior dalam Membangun Karier

Menjelang kelulusan, Bambang sudah diminta oleh dosen-dosennya untuk bekerja di departeman.

Ia pun mulai bekerja pada tahun 1987.

”Mulanya Saya disuruh magang dulu, ya penelitian ya ngoreksi, sampai menulis buku bersama senior Saya. Senior Saya itu juga menyarankan Saya kuliah di luar negeri, sehingga Saya pun di masa magang itu belajar bahasa Inggris. Masa magang berjalan satu tahun,” ujar Bambang.

Senior Bambang itulah yang menjadi sosok paling inspiratif di hidupnya.

Baca juga: Sumbangsih Mahasiswa UGM di Awal Kemerdekaan RI