Gabriel Asem Terpilih Jadi Ketua Pengda Kagama Papua Barat

71

KAGAMA.CO, PAPUA – Gabriel Asem, S.E., M.Si., yang kini menjabat sebagai Bupati Tambrauw terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Daerah Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Pengda Kagama) Papua Barat periode 2018-2023. Alumnus Magister Ekonomi Pembangunan UGM angkatan 2005 ini dipilih menjadi Ketua Pengda Kagama Papua Barat oleh tim formatur yang beranggotakan 10 orang.

Tim formatur yang terdiri dari perwakilan setiap kabupaten di Papua Barat bersama dengan Gabriel sekaligus memilih pengurus Pengda Kagama Papua Barat periode 2018-2023. Pembentukan Pengda Kagama Papua Barat bersama dengan Rektor UGM Prof Ir Panut Mulyono, M Eng, D Eng dan pimpinan universitas di Swiss BelHotel, Sorong, Minggu (4/1/2018) malam.

Ferdinandus Taa, S.H., M.Si. sebagai Ketua Harian mewakili Gabriel Asem yang tidak bisa hadir dalam acara tersebut menyampaikan rasa bahagia karena Kagama Pengda Papua Barat dapat terbentuk setelah melalui proses yang cukup panjang sejak tahun 2005 silam. Melalui ikatan ini diharapkan bisa menjadi wadah untuk berkomunikasi antaralumni dan mempererat tali silaturahmi dengan UGM.

“Ada sekitar 500 alumni UGM yang tersebar di berbagai wilayah Papua Barat sehingga dengan terbentuknya Kagama Papua Barat ini dapat menghubungkan komunikasi antaralumni dan almamater,” kata pria yang akrab disapa Feri Taa.

Feri Taa menyebutkan pengurus nantinya akan mengadakan pertemuan dalam waktu dekat dan segera mengajukan daftar kepengurusan kepada Pengurus Pusat (PP) Kagama. Dia berharap pada bulan Maret 2018 mendatang sudah dapat dilakukan pelantikan kepengurusan oleh PP Kagama.

Sementara itu, Rektor UGM, Prof.Ir. Panut Mulyono, M. Eng., D Eng., menyambut baik terbentuknya Pengda Kagama Papua Barat. Panut berharap dengan adanya ikatan alumni dapat memperlancar jalinan komunikasi alumni dengan UGM dan memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Harapannya para alumni bisa menghasilkan pemikiran-pemikiran yang dapat berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa,” jelasnya.

Sumber : Bagian Humas dan Protokol UGM