KAGAMA Lari Untuk Berbagi Gelar UGM International Trail Run 2022

86
KAGAMA Lari Untuk Berbagi (KLUB) menyelenggarakan UGM International Trail Run 2022 sebagai bagian dari peringatan 73 tahun Universitas Gadjah Mada dan mengusung tema Run, Edu, Care. Foto: KLUB
KAGAMA Lari Untuk Berbagi (KLUB) menyelenggarakan UGM International Trail Run 2022 sebagai bagian dari peringatan 73 tahun Universitas Gadjah Mada dan mengusung tema Run, Edu, Care. Foto: KLUB

KAGAMA.CO, JAKARTA – KAGAMA Lari Untuk Berbagi (KLUB), salah satu komunitas resmi yang bernaung di bawah Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA), akan menyelenggarakan kegiatan UGM International Trail Run 2022.

Kegiatan yang akan dilaksanakan pada tanggal 16 Oktober 2022 ini bertempat di Wanagama Science Edu Eco Park, Gunungkidul, Yogyakarta.

UGM International Trail Run 2022 merupakan kegiatan tahunan dalam rangkaian Dies Natalis Universitas Gadjah Mada dan pertama kali diselenggarakan pada tahun 2019 dengan diikuti oleh 500 peserta.

Setelah terhenti selama dua tahun akibat pandemi Covid-19 maka KLUB kembali menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bagian dari peringatan 73 tahun Universitas Gadjah Mada dan mengusung tema Run, Edu, Care.

Baca juga: Begini Strategi Destiawan Soewardjono Sehatkan Waskita Karya

Tersedia hadiah bagi para pelari yang berhasil menyelesaikan lomba dengan catatan waktu tercepat sebagai bentuk apresiasi atas usaha mereka.

Jersey UGM International Trail Run 2022. Foto: KLUB
Jersey UGM International Trail Run 2022. Foto: KLUB

Dengan dukungan dari Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) maka penyelenggaraan tahun ini terbuka untuk kategori jarak yaitu 7, 14 dan 21 kilometer.

“Tujuan utama UGM International Trail Run adalah menyelenggarakan event yang memberikan pengalaman berlari kepada para pesertanya, dalam bentuk race dengan kategori 7, 14 dan 21 kilometer,” tutur Ketua Panitia UGM International Trail Run 2022, Nugroho Dewayanto, dalam keterangan persnya, Sabtu (24/9/2022).

Sementara Ketua Umum PP KAGAMA Ganjar Pranowo dalam sambutannya mengatakan bahwa bukan sekadar olahraga, lari sudah jadi gaya hidup masyarakat dunia.

Baca juga: Asah Kreativitas Karyawan, Destiawan Soewardjono Kirim Karyawan WK Belajar Seni dari Butet Kartaredjasa

Banyak sekali event-event lari internasional yang dinanti-nanti.

“Mereka tidak cuma ingin merasakan hype-nya lari, tapi juga ingin menikmati keindahan atau kemegahan venue maka jadilah event itu sport tourism dengan segala multilevel efeknya,” ungkapnya.

Dr. Arie Sujito, S, Sos., M.Si. Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni Universitas Gadjah Mada menyatakan dukungannya pada kegiatan ini.

“Semoga melalui kegiatan tersebut tercipta hubungan yang berkelanjutan antara UGM dengan alumninya sekaligus memberikan kesadaran kecintaan lingkungan kepada segenap masyarakat umum dan para pecinta olahraga lari trail melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini,” pungkas Arie. (*)