Kamis, 23 Mei 2024 | 17:02 WIB

Dituntut Bekerja di Bawah Tekanan, Tio Sudah Digembleng Sejak Kuliah di Kampus Kerakyatan

Baca juga: Alumni Psikologi UGM Angkatan ’83 Luncurkan Buku Perjalanan Hidup Satu Angkatan

“Saat penyusunan SNI, kita bicara terkait parameter bahan-bahan, pengujian protein, lemak, dan lain-lain.”

“Mata kuliah semacam Analisis Hasil Pertanian sangat membantu pekerjaan saya. Jadi, kita sebagai lulusan Teknik Pertanian punya keunggulan saat berdiskusi dengan pekerja lain yang bukan lulusan teknik pertanian,” terangnya.

Ada pula terkait audit dan verifikasi. Ilmu-ilmu teknik pertanian sangat membantu, misalnya dalam hal audit verifikasi industri bahan baku minuman.

Selain audit verifikasi, Tio juga melakukan kerja sama internasional dan physical project.

Dalam kerja sama internasional ini, Tio kerap menggelar pameran dalam rangka promosi produk agro, melakukan promosi investasi, serta kerja sama multirateral-bilateral untuk mengatasi hambatan perdagangan dan negosiasi tarif.

Baca juga: Rimbawan KAGAMA Ini Berharap Omah Elabu Menjadi Destinasi Wisata Baru di Gunungkidul

Sedangkan dalam program physical project, Tio melakukan restrukturisasi mesin dan peralatan industri gula.

Kemudian juga menggelar UGM Cocoa Teaching 2019, dalam hal ini pihaknya memasang semacam sensor untuk mendapatkan data-data, yang selanjutnya disimpan di server, dan setelahnya data bisa ditransfer ke UGM secara realtime untuk keperluan pembelajaran.

Walaupun sudah bekerja sesuai bidang keilmuannya, Tio perlu mempelajari bidang lain untuk menambah wawasannya di bidang ekonomi dan regulasi.

“Saya sempat kesulitan mempelajari dua bidang ini di awal masa kerjanya. Untuk itulah, dia memutuskan untuk menempuh studi S2 di bidang Ekonomi Pembangunan UGM.”

“Selain meningkatkan kemampuan di bidang lain. Di era 4.0 ini, terutama bagi yang ingin berkarier di Kementerian Perindustrian, penting bagi pelamar untuk memiliki kemampuan bahasa Inggris.”

“Sebab, skil ini dibutuhkan saat ada kegiatan promosi investasi, negosiasi dagang dengan negara lain,” ujarnya. (Kn/-Th)

Baca juga: Pemerintah Dorong UMKM Go Digital untuk Pemulihan Ekonomi Nasional


KAGAMA EDISI CETAK

BACA JUGA

BERITA TERKAIT

JOGJANESIA