Waspada Ancaman Radikal Bebas di Dalam Tubuh Akibat Covid-19, Begini Solusinya

4119
Guru Besar Universitas Brawijaya jebolan Fakultas Biologi UGM ini menyoroti radikal bebas yang terkendali akibat Covid-19 dan berpengaruh pada sistem kekebalan tubuh. Foto: Tribunasia
Guru Besar Universitas Brawijaya jebolan Fakultas Biologi UGM ini menyoroti radikal bebas yang terkendali akibat Covid-19 dan berpengaruh pada sistem kekebalan tubuh. Foto: Tribunasia

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Menurut Prof. Drs. Sutiman Bambang Sumitro, SU, DSc., masa pandemi tidak perlu ditakuti, tetapi dipahami.

“Untuk itu, kita perlu melakukan pemberdayaan diri, supaya kita tidak lagi tergantung. Kita lihat secara ekonomi kita bergantung pada negara lain,” ujarnya.

Topik ini Sutiman bahas dalam acara Halal Bihalal KAGAMA Malang Raya, Kiat Hidup Sehat Menuju Normal Baru, pada Sabtu (13/6/2020), secara daring.

Guru besar Fakultas MIPA Universitas Brawijaya itu mencoba menilik fenomena Covid-19 dari perspektif Nano Biology.

Menurut alumnus Fakultas Biologi UGM angkatan 1983 itu, Covid-19 bersifat non linear, artinya sekilas terlihat aneh dan membingungkan. Karena virus ini sulit dipahami, masyarakat dipaksa untuk berpikir out of the box.

Baca juga: Ari Dwipayana: New Normal Bukan Kembali Normal

“Covid-19 ini juga merupakan fenomena sosiologis. Terlihat menarik berkat perkembangan teknologi dan media sosial,” tutur pria kelahiran 1954 ini.

Jika berkaca dari serangan-serangan wabah yang pernah terjadi di tahun-tahun sebelumnya, Covid-19, SARS, dan Ebola tidak menimbulkan angka kematian setinggi penyakit Flu Spanyol dan HIV/AIDS.

Untuk itu, tidak seharusnya Covid-19 menimbulkan kepanikan yang berlebihan.

Namun, dewasa ini perkembangan media sosial sangat pesat. Beberapa orang yang semakin vokal mengungkapkan perasaan, mulai dari senang hingga kecewa. Kemudian perasaan satu orang berubah menjadi perasaan massa.

“Virus sebetulnya bisa memberikan manfaat, seperti membantu memperkaya DNA tubuh tanpa menimbulkan gejala.”

Baca juga: KAGAMA Salurkan Bantuan Sosial ke Seluruh Indonesia selama Pandemi