Dubes Kristiarto: Hubungan Bilateral Indonesia dan Australia Semakin Erat dalam Masa Pandemi

491
Dubes RI alumnus UGM, Y. Kristiarto S. Legowo, berbicara mengenai kondisi hubungan ekonomi antara Indonesia dan Australia. Foto: Ist
Dubes RI alumnus UGM, Y. Kristiarto S. Legowo, berbicara mengenai kondisi hubungan ekonomi antara Indonesia dan Australia. Foto: Ist

KAGAMA.CO, CANBERRA – KBRI Canberra dan Indonesia-Australia Business Council (AIBC) menggelar webinar pada Kamis (4/6/2020) lalu.

Acara tersebut bertemakan Indonesia and Australia Comprehensive Economic Partnership Amidst Covid-19.

Webinar dihadiri oleh Duta Besar RI untuk Australia merangkap Republik Vanuatu, Y. Kristiarto S. Legowo.

Bahasan yang dibabar dalam kesempatan kali ini terkait pentingnya komitmen Indonesia dan Australia untuk melanjutkan kerja sama ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Kemudian, tantangan dan peluang kerja sama bilateral untuk mendukung perekonomian kedua negara pada masa Covid-19.

Baca juga: Langkah Strategis Bupati Muda Mahendrawan Cegah Stunting di Kubu Raya

Selanjutnya, pemanfaatan early harvest IA-CEPA untuk mendorong perekonomian antara Indonesia dan Australia.

Serta potensi implementasi IA-CEPA untuk mendukung pemulihan ekonomi Indonesia dan Australia pasca Covid-19.

Dalam sambutannya, Dubes Kristiarto menilai hubungan Indonesia dan Australia tergolong baik, khususnya di sektor perekonomian.

“Hubungan bilateral Indonesia dan Australia tetap solid dan semakin erat dalam masa pandemi Covid-19,” kata Dubes Kristiarto, melansir laman Kementerian Luar Negeri.

“Terdapat peningkatan hubungan perdagangan dan investasi pada kuartal pertama 2020,” jelas alumnus Hubungan Internasional UGM angkatan 1981 tersebut.

Baca juga: Alumnus Farmasi UGM Angkatan 1983 Resmi Nakhodai Badan Standardisasi Nasional