Kekompakan Alumni Jadi Semangat Ketua KAGAMA Lampung Pimpin Organisasi

1188

Baca juga: KAFEGAMA DIY Salurkan Bantuan Sembako kepada Kelompok Terdampak Covid-19 di Malioboro dan Pasar Beringharjo

“Semuanya kompak, guyub, rukun, dan saling mendukung. Organisasi ini selalu aktif sejak awal pembentukannya sampai sekarang. Itu tidak hanya karena ketuanya, tetapi juga kekompakkan para anggotanya,” ujar pria kelahiran 65 tahun lalu itu.

Dia teringat ketika KAGAMA Lampung mengadakan Kegiatan Peduli Kelestarian Lingkungan di pantai.

Semua alumni kompak turun ke air menanam pohon bakau di tengah laut, sambil terkaget-kaget karena kakinya terbenam di tanah lumpur.

Apalagi, saat Munas KAGAMA ke-XIII di Bali beberapa waktu lalu. KAGAMA Lampung terlihat paling kompak, ada sekitar 70 orang hadir di Munas.

Suka dan duka dilalui bersama KAGAMA Lampung, sejauh ini selalu menjadi pengalaman paling berkesan.

Baca juga: Program Kota Tanpa Kumuh dari Kementerian PUPR Dukung Pencegahan Covid-19

Di samping itu, Soeradi mengaku KAGAMA Lampung membantunya mengenal masyarakat lebih dekat.

Soeradi yang berprofesi sebagai dokter, sangat terbantu dengan pengalaman ini.

Di saat yang sama, hal ini menjadi kebanggaan baginya karena turut andil dalam mengibarkan bendera Kampus Kerakyatan menjulang lebih tinggi lagi.

“UGM ini sudah dikenal sejak dulu. Semoga kampus ini bisa lebih berperan bagi masyarakat dan pemerintah, dan menjunjung tinggi nama almamater itu sudah selayaknya dilakukan semua alumni,” tuturnya. (Kn/-Th)

Baca juga: KAGAMA Lampung Barat Salurkan Bantuan Beras kepada Warga Terdampak Wabah Corona