Rika Harini: Penguasaan Teknologi Jadi Tantangan Dosen

302
Zaman dulu serba susah karena teknologi tidak semudah sekarang. Foto: Kinanthi
Zaman dulu serba susah karena teknologi tidak semudah sekarang. Foto: Kinanthi

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Geografi menjadi bidang pekerjaan yang begitu dinikmati oleh seorang Dr. Rika Harini, S.Si, MP. Saat SMA, Rika sudah menaruh minat pada bidang keilmuan ini.

“Nilai pelajaran Geografi Saya lebih baik dibandingkan mata pelajaran lainnya. Teman dari kakak Saya juga kuliah di Jurusan Geografi. Di samping itu, beberapa guru juga menyarankan Saya untuk mengambil Jurusan ini,“ ujar Rika kepada KAGAMA di ruang kerjanya, belum lama ini.

Beberapa alasan inilah yang menguatkan tekad Rika untuk menempuh pendidikan tinggi di Jurusan Geografi dan Ilmu Lingkungan UGM.

Keinginan itu pun terwujud setelah Rika mengikuti seleksi melalui jalur Penelusuran Bibit Unggul (PBU).

Hal ini tidak terlepas dari dukungan kedua orang tuanya. Diceritakan oleh Rika, orang tuanya sangat membebaskannya dalam hal merencanakan masa depan.

Sabar Jalani Keterbatasan Semasa Kuliah

Suka duka semasa kuliah dulu masih membekas di benak Rika. Gedung Fakultas Geografi kecil dibandingkan fakultas-fakultas lain di UGM.

Selain itu, fakultas ini juga kurang dikenal. menurut Rika, duka ini juga dirasakan mahasiswa lain.

“Zaman dulu serba susah karena teknologi tidak semudah sekarang,” ungkapnya.

Rika bercerita soal dukanya, mahasiswa ketika mengikuti mata kuliah tertentu tidak bisa belajar di kampus sendiri, melainkan bergabung dengan mahasiswa di fakultas lain.

Kunjungan Chung Yuan Christian University ke Fakultas Geografi UGM pada 2017. Foto: Humas UGM
Kunjungan Chung Yuan Christian University ke Fakultas Geografi UGM pada 2017. Foto: Humas UGM

Baca juga: Ditjen PKTrans M. Nurdin: Lulusan Geografi Tidak Bisa Tinggal di Kota Saja

Saat itu, tenaga pengajar dan fasilitas di kampusnya sendiri masih minim.

Masa-masa sulit dan menantang lainnya yaitu saat ada kegiatan praktikum yang mengharuskannya menggambar, Rika mengaku merasa kesulitan karena merasa tidak berbakat menggambar.

Walaupun demikian, Rika senantiasa mendapat kesan yang menyenangkan ketika menjadi mahasiswa Geografi.

Rika yang suka belajar di luar kelas, merasa lebih menikmati  belajar ketika ada kegiatan kuliah lapangan.

Baca juga: Geografi dalam Era Big Data

Saat itu, kuliah lapangan terasa menyenangkan, karena lokasi kegiatannya berada di daerah Jawa dan Bali.

Selama kuliah, Rika mengikuti kegiatan non akademik seperti BEM Fakultas Geografi dan bela diri Merpati Putih, beberapa kali Rika ikut pertandingan. Namun, diakui Rika bela diri ini hanya sebagai hobi saja.

“Saya bukan aktivis. Ikut organisasi ya pada dasarnya saya memang suka main. Tidak lama juga saya ada di BEM. Sisanya saya ikut kepanitiaan untuk event-event lepas,” ujarnya.

Momen lain yang masih diingat oleh Rika yaitu ketika proses mengerjakan skripsi. Rika mempunyai target sebelum KKN, dia sudah mendapatkan data untuk penelitian.

Segala sesuatunya Rika persiapkan dengan matang, fokus, dan bertahap.

Rencana itu pun berjalan dengan sukses, Rika sudah melaksanakan ujian kompre dulu sebelum KKN. Selesai KKN, kemudian Rika melaksanakan ujian pendadaran.

Baca juga: Dosen Fakultas Geografi UGM Juara Kompetisi Ma These en 180 secondes di Perancis