Peluang Kerja Nutritionist Terbuka Lebar untuk Banyak Industri

346
Alumnus Gizi Kesehatan UGM ini berbagi pengalamannya berkarier sebagai nutritionist. Foto: Ist
Alumnus Gizi Kesehatan UGM ini berbagi pengalamannya berkarier sebagai nutritionist. Foto: Ist

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Peluang karier jurusan Gizi Kesehatan UGM sangat luas.

Menjadi nutritionist menjadi salah satu pilihan karier yang tepat bagi lulusannya.

Seperti Ineka Andi Tabita, RD, MPH, sejak 2016 dirinya telah mendirikan Livo Nutrition Center, sebuah klinik diet dengan terapi berbasis makanan dan edukasi kesehatan.

Tabita mengaku sejak dulu memang tertarik mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan makanan.

Setelah lulus, dia mengawali kariernya sebagai nutritionist di RS Royal Taruma.

Ada berbagai tantangan yang dia hadapi sebagai fresh graduated.

“Namun, rasa lelah yang diperoleh terbayar dengan banyaknya pengalaman yang dia dapatkan, mulai dari ahli gizi untuk rawat inap, rawat jalan, chef, hingga marketing.”

Baca juga: Kagama Jateng dan Kagama Pemalang Tanam Bibit Kelapa di Kawasan Obyek Wisata Purana Farmland

“Saya juga sempat bekerja freelance membantu beberapa perusahaan tertentu untuk menjelaskan produk mereka kepada publik.”

“Bahkan sebetulnya saya bisa mengerjakan apa saja yang bisa memberi penghasilan.”

“Selain bekerja sebagai nutritionist, saya juga pernah menjadi pembicara, konsultan diet, hingga food writer,” ujarnya.

Hal tersebut dia sampaikan dalam acara Nutripreneurtalk bertajuk Mengupas Peluang Usaha Bagi Alumni Gizi, yang digelar oleh Alumni FK-KMK UGM beberapa waktu lalu.

Dia mengajak para nutritionist jangan berputus asa menjalankan pekerjaan sebagai freelancer.

Menurutnya, justru freelancer memberikan kesempatan lebih luas untuk belajar, membangun jejaring, dan mendapatkan penghasilan lebih banyak.

Selain mengembangkan hard skill, soft skill Tabita juga perlahan terasah dengan baik.

Baca juga: Public Speaking Nggak Cuma Perkara Orang Bisa Ngomong Panjang Lebar