Peluang Kerja Nutritionist Terbuka Lebar untuk Banyak Industri

409

Baca juga: Warganya Dipercaya sebagai Wawalkot, Kagama Kaltim Siap Wujudkan Akselerasi Pembangunan di Samarinda

Mulai tumbuh tekad di dalam dirinya untuk terus mempelajari ilmu di segala bidang dan membuat atmosfer bekerja senyaman mungkin.

Tidak ada cita-cita atau tujuan khusus bagi Tabita untuk membangun usaha klinik diet.

Ketika itu, ada sebuah kondisi yang mendorong alumnus jurusan Gizi Kesehatan UGM 2003 untuk memutuskan bekerja di Jogja.

Mulailah dia mengajak teman-temannya yang menjadi ahli gizi untuk bersama-sama membangun usaha klinik diet sendiri.

“Klinik kami membuka konsultasi secara langsung di berbagai tempat, seperti rumah sakit, klinik, dan sebagainya.”

“Kami juga menjadi freelancer untuk beberapa komunitas. Nutritionist itu bekerja di mana saja, bisa bergerak di industri hiburan, penelitian, food service, coach, konsultan, komunitas, olahraga, klinikal, dan perusahaan,” ujar ibu dua anak itu.

Menurutnya, peluang kerja menjadi nutritionist terbuka luas.

Baca juga: Berpotensi Untung Besar, Begini Kiat Berbisnis Tanaman Anggrek Ala Heni Indarwati

Mengutip data dari The International Confederation of Dietetic Associations (ICDA), profesi nutritionist semakin berkembang sampai 50 persen pada 2016 hingga sekarang.

Sedangkan dari Indonesian Bureau of Labour Statistic, pada rentang 2012-2022 peluang bekerja sebagai nutrisionist di Indonesia sekitar 21 persen.

“Kalau sekarang kita belum mendapatkan pekerjaan yang kita inginkan, mungkin 3-4 tahun lagi kita akan mendapatkannya.”

“Teruslah berpikir kreatif dan keluarkan semua potensi yang dimiliki, lalu jadikan hasilnya sebagai produk atau modal.”

“Modal tidak selalu dalam bentuk uang, tetapi bisa berupa jejaring dan ide-ide. Untuk mendapatkan modal tersebut, kita perlu mengenali diri sendiri dulu.”

“Seperti apa nutritionist yang diinginkan dan permasalahan apa yang berniat untuk kamu pecahkan?” tanyanya. (Kn/-Th)

Baca juga: Kagama Pemalang Salurkan Bantuan 1.000 Bibit Kelapa kepada Kelompok Tani Desa Purana