Fakta di Balik Pembangunan Wisma Kagama 19 Desember 1986

Fakta di Balik Pembangunan Wisma Kagama 19 Desember 1986.(Foto: Istimewa)
Fakta di Balik Pembangunan Wisma Kagama 19 Desember 1986.(Foto: Istimewa)

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Aanggota Kagama boleh bangga dengan kabar kepastian dibangunnya Wisma Kagama di Bulaksumur. Realisasinya sendiri ditetapkan pada tangggal 19 Desember 1986.

Rencananya, Wisma tersebut akan diwujudkan dalam bentuk bangunana dua lantai di tenggara bunderan UGM. Hal ini sebagaimana diwartakan Majalah Balairung edisi 1 tahun 1986.

Wisma tersebut difungsikan sebagai tempat berkumpulnya alumni, memonitor kemajuan penelitian ilmu/teknologi, Museum khasanah nusantara, dan untuk kegiatan para anggota kagama serta kegiatan-kegiatan guna kepentingan almamater.

Adapun rincian bangunannya sebagai berikut: pendopo 24×36 m/segi, museum mini sebanyak 5 ruangan dengan luas masing-masing 7×7 m/segi, ruang dokumentasi 12×24 m/segi, ruang diskusi alumni 12×29 m/segi, guest house 12×29 m/segi, ruang olah raga 12×12 m/segi dan beberapa ruangan penunjang.

Pembangunan dengan total biaya sebesar 680 juta tersebut dijelaskan oleh Ir. Soenarjono Danoedjo (Dirjen Cipta Karya PU) dengan sekretaris Ir. Sutojo Tjokrodihardjo (Mantan Dekan FT UGM) waktu itu. Dalam keterangannya Sutojo mengatakan bahwa sebagian dana sudah terkumpul, namun masih sangat membutuhkan partisipasi dari anggota Kagama lainnya.

“Untuk Kagama cabang Jakarta sendiri, Pak Narjono sudah mengedarkan surat kepada anggota Kagama untuk dimintai partisipasinya,” Ujar Sutojo yang juga merupakan Sekretaris III Pengurus Pusat Kagama waktu itu.(Thovan)