Bangun Usaha Bimbel, Alumnus Gizi Kesehatan Ini Tak Ingin Terpaku pada Jurusan Kuliah

62
Alumnus Gizi Kesehatan UGM ini mengatakan, pengalaman keilmuan semasa kuliah tidak akan terbuang sia-sia begitu saja, karena bisa diterapkan kapan saja, bahkan bisa dikombinasikan dengan bidang pekerjaan lain yang sedang dijalani saat ini. Ist
Alumnus Gizi Kesehatan UGM ini mengatakan, pengalaman keilmuan semasa kuliah tidak akan terbuang sia-sia begitu saja, karena bisa diterapkan kapan saja, bahkan bisa dikombinasikan dengan bidang pekerjaan lain yang sedang dijalani saat ini. Ist

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Mengarungi dunia kerja tidak harus selalu bergantung pada bidang keilmuan yang diambil semasa kuliah.

Seperti yang dilakukan oleh alumnus jurusan Gizi Kesehatan UGM angkatan 2011, Resi Arsyla, S.Gz.

Dia tidak menutup potensi lain yang ada dalam dirinya dan bisa bermanfaat bagi masa depannya.

Perempuan kelahiran 1993 ini secara singkat berbagi kisahnya menjalankan bisnis.

Kisah tersebut dia bagikan dalam Nutripreneurtalk bertajuk Mengupas Peluang Usaha Bagi Alumni Gizi, yang digelar oleh Alumni FK-KMK UGM, beberapa waktu lalu secara daring.

Baca juga: Pemerintah Dorong Pengembangan Kawasan Industri Kendal sebagai Super Koridor Jawa Utara

Sejak 2016, Resi telah membangun Aquilla Bimbel, sebuah lembaga bimbingan belajar untuk mata pelajaran umum dan agama Islam yang ditujukan kepada siswa di semua jenjang pendidikan.

Menurutnya bisnis bimbingan belajar menjadi kebutuhan banyak orang.

Selain itu, tidak membutuhkan modal yang terlalu besar untuk merintisnya, target sasaran pasar lebih luas, mampu menyerap banyak SDM, serta bisa berperan dalam peningkatan kualitas SDM.

Resi semasa kecil mengaku sudah hobi berdagang. Hobinya ini terus berlanjut hingga menduduki bangku kuliah.

Sebelum memutuskan untuk membuka bimbel, Resi menggali pengalaman kerjanya pertama kali di PT Sarihusada (SGM), sebagai Nutrition Consultan dan Health Care Nutrition.

Baca juga: Beragam Inovasi Ganjar Pranowo yang Membuat Jateng Diganjar Juara 1 Provinsi Terinovatif 2020