Peringati Hari Batik Nasional, KAGAMA Beksan Solo Raya Gelar Tari Bersama dan Pemeriksaan Kesehatan

57
KAGAMA Beksan Solo Raya menggelar kegiatan tari bersama dan pemeriksaan Kesehatan bersama ibu-ibu buruh gendong dan bakul, dan peragaan busana serta tarian dari siswa siswi SMK Marsudirini Surakarta dalam balutan kain batik cap pewarnaan alam, “Galeri Batik Jawa“ . Foto: KAGAMA Beksan Solo
KAGAMA Beksan Solo Raya menggelar kegiatan tari bersama dan pemeriksaan Kesehatan bersama ibu-ibu buruh gendong dan bakul, dan peragaan busana serta tarian dari siswa siswi SMK Marsudirini Surakarta dalam balutan kain batik cap pewarnaan alam, “Galeri Batik Jawa“ . Foto: KAGAMA Beksan Solo

KAGAMA.CO, SURAKARTA – Dalam rangka peringatan Hari Batik Nasional, 2 Oktober 2023, Komunitas Republik Aeng-Aeng, Komunitas KAGAMA Beksan Wilayah Solo Raya, serta komunitas dokter Indonesia pecinta seni dan sejarah pendidikan kedokteran Indonesia Gema STOVIA Nusantara telah bekerja sama dengan Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Pengelola Pasar Gede, menggandeng beberapa elemen mitra kerja serta pendukung, menyelenggarakan kegiatan “Menari Bersama & Pemeriksaan Kesehatan Kulit/Tulang, Perempuan Buruh Gendong Pasar Gede Hardjonagoro, Kota Surakarta.

Di hari Senin (2/10/2023), sejak pagi hari, di ruang kerja Bapak Lurah Pasar (lantai dua gedung administrasi pasar), para buruh gendong mulai antre memeriksakan aspek kesehatan kulit atau kesehatan tulang persendian kepada para dokter dari KSM DV RSUD dr Moewardi, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS), PERDOSKI Cabang Surakarta, KSM Ortopaedi & Traumatologi RSUD dr Moewardi, Program Studi Ortopaedi & Traumatologi FK UNS, dibantu petugas paramedis dari Puskesmas Purwodiningratan Surakarta.

Untuk memaknai peringatan Hari Baktik Nasional, ibu-ibu dari Yayasan Putik Indonesia Berkarya (YPIB) serta para putik mantan peserta Putri Remaja Indonesia telah mendonasikan 47 paket batik cap sogan Solo, selendang lurik gendong, dan handuk, yang diberikan kepada para buruh gendong selesai menjalani pemeriksaan kesehatan.

Ada delapan diantara mereka dengan mengajak tujuh rekan, para bakul pasar, telah dilatih oleh ibu-ibu dari KAGAMA Beksan yang dipimpin koordinatornya Dian Kurniawati, bersiap untuk tampil di siang harinya, tampak mulai sibuk berdandan dibantu oleh pamong SMK Marsudirini, dan ibu-ibu KAGAMA Beksan.

Baca juga: Maxi Consulting Indonesia Luncurkan Program Akselerasi UMKM

Mereka juga mendapat produk perawatan kesehatan kulit dari Nitibumi by dr Olivia serta Aloe Ku.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Ir. Heru Sunardi, MM, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh mitra pendukung kegiatan serta mengajak upaya membangkitkan sektor ekonomi kreatif batik di Pasar Gede Surakarta.

Menjelang tengah hari, persembahan budaya di pelataran pintu gerbang utama Pasar Gede diawali dengan pemberian baju batik untuk para abang becak yang biasa mangkal di sekitar lokasi tersebut.

Selanjutnya setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya, Ketua Panitia Bersama, Mayor Haristanto, membuka acara dengan memperkenalkan maksud tujuan kegiatan.

Baca juga: Kagama Banten Gelar Pelatihan Keterampilan Pembuatan Ekoenzim di Lapas Kelas IIA Cilegon