Mengenang Lilik Yuliarso, Adik Kelas Presiden Jokowi di UGM yang Jadi Penggagas KAGAMA Manado

112
(alm.) Lilik Yuliarso merupakan sosok sederhana yang menginginkan terbentuknya Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) di Manado. Foto: Ist
(alm.) Lilik Yuliarso merupakan sosok sederhana yang menginginkan terbentuknya Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) di Manado. Foto: Ist

KAGAMA.CO, MANADO – KAGAMA Manado mengadakan “Ngopi Bareng Santai” sembari evaluasi organisasi pada Kamis (21/10/2021) di Heine Cafe.

Kafe tersebut dipilih bukan tanpa alasan. Pasalnya, di tempat itulah pada 2019 lalu KAGAMA Manado pertama kali digagas.

Acara ngopi berlangsung santai, namun tetap menerapkan protokol kesehatan.

Pertemuan tersebut sekaligus sebagai peringatan 2 tahun usia organisasi alumni yang dipimpin oleh Taufik Tumbelaka ini.

Acara diawali dengan hening cipta sejenak yang dipimpin oleh Agus Santoso Budiharso selaku koordinator pertemuan.

Baca juga: Prof. Edy Suandi Hamid: Kebebasan Berpendapat Bukan Nir-Etika

Hening cipta tersebut sebagai bentuk mengenang sosok (alm.) Ir Lilik Yuliarso sebagai salah satu penggagas berdirinya KAGAMA Manado.

“Beliau (Lilik Yuliarso) merupakan sosok sederhana yang menginginkan terbentuknya Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) di Manado.”

“Bahkan dalam memberikan kontribusinya sebagai Wakil Ketua I untuk KAGAMA, beliau dengan mengendarai motor tetap semangat bolak-balik Bitung-Manado,” ungkap Agus, Bendahara KAGAMA Manado ini.

Di sisi lain, Taufik Tumbelaka selaku Ketua KAGAMA Manado menambahkan, (alm.) Ir Lilik Yuliarso, alumnus Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1982 itu merupakan sosok motivator terbentuknya KAGAMA Manado.

“Beliau terus mengingatkan saya agar secepatnya KAGAMA di Kota Manado terbentuk.”

Baca juga: KABIOGAMA Berbagi Tali Asih untuk Relawan dan Nakes Covid-19 di DIY