Maju dengan Pertanian Terpadu

165

Baca juga: Belajar, Berkarier, dan Bertemu Jodoh di Fakultas Farmasi UGM

“Kita memiliki masalah dengan keterbatasan petani, pendapatan petani, dan pada akhirnya memunculkan permasalahan baru di regenerasi.”

“Perkumpulan sekti muda sendiri berbagi pengetahuan dengan teman-teman lain terkait teknis pertanian,” ujarnya.

Lebih Lanjut Qomarudin menjelaskan teknis konsep pertanian terpadu.

“Limbah dari pertanian menjadi awal dari peternakan, akhir dari peternakan bisa menjadi awal dari pertanian.”

Baca juga: Bupati Alumnus UGM Ini Ingin Masyarakat Tambrauw Sejahtera dengan Potensi Perikanan yang Melimpah

“Perikanan letaknya di tengah. Yang kami kembangkan, limbah peternakan kami olah untuk menjadi pakan ikan. Dengan teknologi sederhana, bisa menghemat sebesar 30% dan pengeluaran pakan,” ujarnya.

Keuntungan dengan sistem mina padi juga dirasakan oleh Pokdakan Mina Muda Samberembe.

Ricky mengakui bahwa mereka minat dengan mina padi karena berdasar analisa usaha tani.

Menurut Ricky, pendapatan petani secara konvensional itu masih kurang, sehingga mina padi menjadi solusi.

“Kini mereka tidak hanya mengembangkan pertanian mina padi saja, namun sudah menatanya sedemikian rupa sehingga dijadikan sebagai daya tarik wisatawan,” pungkasnya. (MK/-Th)

Baca juga: Pembangunan yang Baik adalah Memanusiakan Lingkungan dan Subjek Pembangunan