Kamis, 20 Juni 2024 | 19:20 WIB

Mencicipi Gudeg Tertua di Jogja, Pertahankan Resep yang Sama Hampir Seabad

KAGAMA.CO, YOGYAKARTA – Wisatawan Jogja tentu tak ingin melewatkan waktu menyantap gudeg di sela-sela petualangannya mengitari kota budaya.

Rumah makan atau penjual gudeg di Jogja sangat beragam. Mereka menghadirkan rasa dan sajian khasnya masing-masing.

Namun, suasana berwisatamu akan lebih terasa klasik, jika kamu mencicipi salah satu gudeg legendaris Jogja buatan Mbah Lindu.

Bertempat di Jalan Sosrowijayan, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta, Mbah Lindu biasa berjualan dari pukul 05.30-10.00 WIB.

Namun, karena usianya yang sudah senja dan kondisi kesehatannya tak stabil, maka warung gudeg ini dikelola oleh anak bungsunya, Ratiah, sejak 2017 lalu.

Baca juga: PapuanLivesMatter?

Gudeg Mbah Lindu adalah jenis gudeg basah, kamu akan menyantap sayur nangka manis dengan sedikit santan.

Di sini kamu akan menikmati gudeg dengan krecek (kerupuk basah) dan potongan tempe pedas, bersama lauk yang bisa kamu pilih sesuai selera.

Mbah Lindu biasanya menyediakan berbagai lauk gudeg, seperti tempe, tahu, telur rebus, dan ayam kampung, yang telah diracik dengan bumbu khas gudeg.

Selain bisa disantap dengan nasi, Gudeg Mbah Lindu ini juga bisa kamu nikmati dengan bubur gurih. Jadi, kamu tetap bisa menikmati lezatnya gudeg, tanpa khawatir kekenyangan.

Baca juga: Temui Petani Muda Kreatif, Ganjar Rela Gowes Sepeda 53 Kilometer


KAGAMA EDISI CETAK

BACA JUGA

BERITA TERKAIT

JOGJANESIA