Yayasan Peduli Hutan Indonesia Bentukan Rimbawan KAGAMA Gelar Rapat Virtual

332

Baca juga: Kolaborasi UGM, Unair dan Lab Hepatika Mataram Lahirkan Alat Rapid Test Murah Covid-19

Oleh karena itu, lanjutnya, YPHI  harus terlibat secara total dalam program perhutanan sosial agar masyarakatnya sejahtera.

Pertemuan pun ditutup menjelang buka puasa dan direncanakan bakal ada lanjutan untuk membahas secara lebih rinci.

Kesimpulan yang diperoleh dalam pertemuan kali ini adalah deklarasi YPHI bakal digelar setelah wabah Covid-19 mereda.

Deklarasi yang dimaksud adalah untuk menyatukan komitmen dan ikut bertanggung jawab membangun kembali hutan yang rusak.

“Serta bersama Pemerintah dan seluruh komponen masyarakat memperlakukan sumber daya hutan dengan hati bersih tanpa kecurangan (no cheat),” pungkas Transtoto.

Adapun beberapa pihak yang turut diundang dalam kesempatan ini berasal dari GNI, GNI-BERBANGSA, ST-12, dan GEN HIJAU SUMBA-BERBANGSA. Serta dari KMH Kudus; SAPAWANA Jombang, ASOSIASI Pengusahaan lahan/hutan, dan masyarakat umum. (Ts/Th)

Baca juga: WANAGAMA Siap Jadi Tempat Isolasi Alternatif Pasien Corona di Gunungkidul