Wajah Pedestrian Malioboro, Lengang dan Lebih Leluasa untuk Berswafoto

53
Suara bising kendaraan dan polusi bisa berkurang. Foto: Sirajuddin
Suara bising kendaraan dan polusi bisa berkurang. Foto: Sirajuddin

KAGAMA.CO, YOGYAKARTA – Ada yang berbeda dari suasana Malioboro pada Selasa (18/6/2019).

Sedari pagi hingga malam, wajah Malioboro disulap menjadi semi pedestrian, tidak ada lalu lalang kendaraan bermotor di dalamnya.

Hal ini disampaikan oleh Pemkot DIY dalam selebaran sebagai langkah uji coba kawasan pedestrian selama satu hari satu malam.

Pada pukul 06.00-21.00 WIB, seluruh kendaraan bermotor dilarang melintasi jalan Malioboro, kecuali Transjogja dan beberapa kendaraan operasional seperti mobil patroli polisi, pemadam kebakaran, dan ambulan.

Dalam kesiap-siagaan ini, Dinas Perhubungan DIY sudah memasang rambu-rambu di sekitar area Malioboro.

Lahan pakir pun sudah disiapkan bagi warga Jogja yang ingin mengunjungi Malioboro. Foto: Sirajuddin
Lahan pakir pun sudah disiapkan bagi warga Jogja yang ingin mengunjungi Malioboro. Foto: Sirajuddin

Beberapa arus lalu lintas di sekitar Malioboro dibuat satu arah, di antaranya jalan Sosrowijayan menjadi satu arah dari barat ke timur dan jalan Dagen menjadi satu arah dari timur ke barat.

Lahan pakir pun sudah disiapkan bagi warga Jogja yang ingin mengunjungi Malioboro.

Para warga dapat memakai lahan parkir di Ngabean, depan Senopati, dan belakang Ramai Mal.

Tanggapan Masyarakat

Adanya informasi tentang ruang pedestrian Malioboro ini disambut hangat oleh warga Jogja.

Para pengunjung merasa sangat nyaman dalam menikmati Malioboro yang rapi dan bersih dari riuh kendaraan yang selalu lalu lalang setiap harinya.