Rektor UGM Berharap Wisudawan Tumbuhkan Semangat dan Jiwa Pahlawan

22

Wisudawan baru UGM, lanjut Prof Panut, akan menghadapi banyak tantangan yang harus dihadapi. Tantangan meliputi  gencarnya arus informasi, media sosial, dan kemajuan teknologi dan destuktif teknologi. Selain memberikan manfaat yang besar, kemajuan teknologi terutama teknologi digital juga memiliki potensi yang jika tidak dikelola dengan baik, dapat merugikan.

“Di era digital seperti sekarang ini sudah barang tentu tantangan yang akan dihadapi oleh generasi muda Indonesia saat ini yang lebih akrab dengan sebutan generasi zaman now akan berbeda dengan tantangan yang dihadapi oleh para pahlawan pendahulu kita atau generasi zaman old,” terangnya.

Disampaikan Rektor, Wisuda Program Sarjana dan Diploma Periode I Tahun Akademik 2017/2018, UGM mewisuda 1.790 lulusan, terdiri dari 1.439 lulusan Program Sarjana dan 351 lulusan Program Diploma (termasuk 50 wisudawan dari program D4). Pada periode ini terdapat wisudawan dari penerima beasiswa Bidikmisi sebanyak 253 orang untuk wisudawan Program Sarjana, dan 18 orang untuk wisudawan Program Diploma. Wisudawan Program Sarjana yang berasal dari daerah 3T sebanyak 55 orang, dan untuk wisudawan Program Diploma sebanyak 18 orang.

Rektor UGM menyampaikan wisudawan baru UGM akan menghadapi banyak tantangan yang harus dihadapi, meliputi  gencarnya arus informasi, media sosial, dan kemajuan teknologi dan destuktif teknologi [Foto Dok Humas UGM]
Rektor UGM menyampaikan wisudawan baru UGM akan menghadapi banyak tantangan yang harus dihadapi, meliputi gencarnya arus informasi, media sosial, dan kemajuan teknologi dan destuktif teknologi [Foto Dok Humas UGM]
Masa studi rata-rata untuk wisudawan Program Sarjana adalah 4 tahun 8 bulan, waktu studi tersingkat untuk Program Sarjana diraih oleh Tunggul Wicaksono dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Program Studi Ilmu Hubungan Internasional, yang lulus dalam waktu 3 tahun 1 bulan7 hari. Sedangkan masa studi rata-rata untuk Program D3 adalah 3 tahun 4 bulan dan untuk Program D4 adalah 4 tahun. Waktu tersingkat untuk lulusan Program Diploma diraih oleh Ayu Dyah Pawestri dari Program Studi D3 Kearsipan Sekolah Vokasi, yang menyelesaikan studinya dalam waktu 2 tahun 10 bulan 1 hari.

Lulusan Program Sarjana termuda periode ini adalah Bayu Anggoro Putro dari Fakultas Teknik Program Studi Teknik Mesin, yang lulus pada usia 20 tahun 3 bulan 25 hari. Sedangkan untuk Program Diploma, yang menjadi lulusan termuda adalah Prakoso Aji Nugroho dari Program Studi D3 Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Sekolah Vokasi, yang lulus pada usia 18 tahun 5 hari.

Jumlah wisudawan Program Sarjana yang berpredikat Cumlaude pada periode ini sebanyak 441 lulusan (30,65%), sedangkan yang berpredikat Sangat Memuaskan sebanyak 935 lulusan (64,97%) dan yang berpredikat Memuaskan sebanyak 62 lulusan (4,31%) serta 1 orang lulusan (0,07%) yang lulus Tanpa Predikat. Untuk wisudawan Program Diploma lulusan yang berpredikat Cumlaude pada wisuda periode ini sebanyak 17 lulusan (4,84%), sedangkan yang berpredikat Sangat Memuaskan sebanyak 311 lulusan (88,60%), dan yang berpredikat Memuaskan sebanyak 23 lulusan (6,56%).

Indeks Prestrasi Kumulatif rata-rata untuk lulusan Program Sarjana periodeI ini adalah 3,34. Wisudawan yang meraih Indeks Prestasi Kumulatif tertinggiuntuk Program Sarjana periode ini diraih oleh Saudara Qisti Fauziyah dari Fakultas Biologi Program Studi Biologi dengan IPK 3,99. Sedangkan untuk Program Diploma, IPK rata-rata periode ini adalah 3,27, untuk IPK tertinggi lulusan Program Diploma diraih oleh Anisa Bella Pratiwi dari Program Studi D3 Bahasa Korea Sekolah Vokasi yang lulus dengan IPK 3,87. [Taufiq Hakim]