Masyarakat Merasa Terbantu dengan Program KKN IBUC UGM

38
KKN UGM selalu berbeda dan unik bila dibandingkan KKN dari universitas lain.(Foto: Nabila/KKN IBUC)
KKN UGM selalu berbeda dan unik bila dibandingkan KKN dari universitas lain.(Foto: Nabila/KKN IBUC)

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – KKN IBUC (Inspired Bulaksumur Urban Comunity) UGM yang baru tahun ini dijalankan ternyata mendapat tanggapan yang positif dari masyarakat sekitar UGM. Terutama mereka yang lokasi tempat tinggalnya menjadi tempat pelaksanaa KKN UGM.

Beberapa tokoh masyarakat yang Kagama temui merasa senang dan sangat terbantu dengan adanya KKN. Tidak hanya itu, selain membantu banyak perbaikan fisik di desa seperti kerja bakti, perbaikan jembatan, pengecatan, pembuatan tempat sampah, warga merasa senang dengan banyak penyuluhan yang diadakan.

Ari, ketua RT 10 di dusun Sendowo, ketika ditemui Kagama turut mengungkapkan rasa terima kasihnya karena telah dibantu dengan keberadaan tim KKN UGM. Ia mengaku tak keberatan sama sekali dengan adanya tim KKN, justru ia merasa banyak dibantu dengan program-program dari tim KKN seperti pengadaan meja di balai desa, pemasangan cermin cembung, dan sebagainya.

“Saya sudah bertahun-tahun jadi ketua RT di sini, kalau ada KKN seperti ini kita gak maksa dari dusun minta ini dan itu. Kita manut sama tim mereka, seneng juga banyak dibantu. Kayak kemarin udah ada yang ngecat jembatan, mau bikin tempat sampah. Ya itu bagus, kami seneng bisa dibantu,” tutur Ari kepada Kagama, belum lama ini.

        Baca juga: KKN IBUC, Menengook Tetangga Terdekat UGM

Di tempat lain, Agus, salah satu tokoh masyarakat Dusun Gemawang juga turut antusias menyambut adanya KKN UGM. Ia menyebut bahwa KKN UGM selalu berbeda dan unik bila dibandingkan KKN dari universitas lain.

Agus berharap tim KKN UGM mampu menyelesaikan dan membantu persoalan-persoalan di desanya. Termasuk merekatkan kembali organisasi pemuda yang ada di Dusun Gemawang.

“Kalau dibanding dengan KKN lain jelas beda. Dulu pernah ada KKN dari universitas lain di sini dan mereka tidak bekerja semestinya, seperti gak tahu apa yang harus dikerjakan. Kalau UGM beda, sederhana tapi penerapan ilmunya luar biasa di masyarakat,” ungkap Agus kepada Kagama.

Penerjunan tim KKN IBUC berlangsung selama dua bulan, yaitu dari tanggal 11 Maret hingga 30 April mendatang. Tim KKN IBUC ini khusus diterjunkan di wilayah terdekat UGM.(Thovan)