Lulus Tercepat dan IPK Tinggi, Raras Ajeng: Saya Kembali Mengabdi ke Almamater

164

Dalam keseharian selama menempuh pendidikan spesialis, Raras adalah seorang staf pengajar dosen di Fakultas Kedoketran Gigi. Bekerja, berkegiatan dan belajar sudah melekat pada dirinya sejak menempuh pendidikan sarjananya.

Dan kini setelah lulus, ia akan kembali ke institusi yang sudah membesarkannya hingga saat ini.

“Setelah ini ya, saya kembali lagi ke institusi. Jadi ini almamater saya, saya balik ke sini untuk mengabdi kepada almamater saya,” imbuhnya.

Terkait mendapat predikat lulus tercepat, ternyata Raras memiliki alasan tersendiri. Tanggungan dua anak kecil di rumah adalah pelecut semangat dan pengobat rindu untuk segera dapat menyelesaikan masa studi dengan baik.

“Ketika ambil spesialis dulu saya hamil anak ke-2. Ya, tantangan sih, tetapi berkat dukungan dari keluarga dan suami tercinta jadi bisa deh,” tambah Raras yang sedari kecil intin menjadi dokter.

Suami yang merupakan satu almamater di UGM adalah teman satu beasiswa dan kakak tingkat ketika SMP dahulu.

“Ternyata kita adik-kakak ketika di SMP dan satu beasiswa Tanoto Foundation,” terang Rendra Prasetiyo, suami Raras.

Sampai saat ini, Raras merasa bersyukur atas segala yang diraihnya. Keluarga, dosen, teman-teman dan suami turut mendukungnya dalam meraih prestasi.

Supporting system yang baik sangat membantu saya. Alhamdulillah anak-anak juga tidak rewel, mungkin tahu Ibunya sedang belajar,” tutupnya.(Sirajuddin)