KAGAMA.CO – Gagal ginjal akut (acute kidney injury atau AKI) merupakan problematika kesehatan global terkait dengan tingginya mortalitas, morbiditas, dan biaya layanan kesehatan.

Sekitar 13,3 juta pasien/tahun menderita AKI. Sekitar 1,7 juta kematian per tahun diakibatkan oleh AKI.

Di Amerika Serikat, beban biaya AKI mencapai US$10 miliar. Insiden AKI mencapai 3 kasus/1000 orang/populasi, dengan 5–7% pasien dirawat di rumah sakit

Penyebab

Penyebab AKI digolongkan menjadi tiga macam, yakni prerenal, postrenal, ginjal intrinsik. Penyebab prerenal berupa perfusi ginjal yang tidak cukup disebabkan oleh hipovolemia, gagal jantung kongestif, sirosis, sepsis.

Penyebab postrenal berupa sumbatan kandung kemih akibat pembesaran prostat dan kanker prostat pada pria, kanker ginekologis terutama kanker serviks pada perempuan, fibrosis retroperitoneal, fibrosis uretra, batu uretera, batu/massa di kandung kemih, nekrosis papilar, kandung kemih neurogenik, oklusi vena ginjal bilateral dan obstruksi intratubular karena presipitasi berbagai substansi seperti acyclovir atau indinavir.

Penderita dengan kedua ginjal yang masih berfungsi, sumbatan bilateral menyebabkan AKI.

Penyebab ginjal intrinsik berupa radang ginjal [glomerulonefritis], nefritis interstitial alergika, nekrosis tubular akut, dan sebagainya.

Faktor-faktor risiko AKI berupa usia tua, riwayat penyakit ginjal kronis yang pernah dialami sebelumnya, kencing manis, dan proteinuria.