KAGAMA.CO, BULAKSUMUR—Dua hari dalam seminggu Anjar Windarsih biasa mengajar di TPA Miftahul Falah, di daerah Pajangan, Bantul tempat ia bermukim. Ada sekitar 40 murid di TPA itu, kalau ramadan jumlahnya bisa bertambah jadi 50.

Mengajar mengaji menjadi tugas utamanya, selain itu ia juga menyelipkan materi tentang kesehatan. Misalnya, cara mencuci tangan dan menjaga kebersihan rumah serta lingkungan.

Anjar—begitu ia biasa disapa—mengajar di TPA sejak lulus SMP pada 2008. TPA diadakan tiap sore di hari Minggu dan Kamis, bisa juga hari Selasa.(Foto: Dok. Anjar)
Anjar—begitu ia biasa disapa—mengajar di TPA sejak lulus SMP pada 2008. TPA diadakan tiap sore di hari Minggu dan Kamis, bisa juga hari Selasa.(Foto: Dok. Anjar)

Kamis lalu (19/07/2018) seharusnya ia mengajar TPA. Namun hari itu kelas diganti di lain hari. Alasannya, sang guru TPA ini harus mengikuti prosesi wisuda jenjang masternya di Magister Farmasi SainTek. Hari itu, ia jadi wisudawan terbaik di programnya dengan Indeks Prestasi Kumulatif 4.00 dengan masa studi 1 tahun 10 bulan 13 hari.

Anjar—begitu ia biasa disapa—mengajar di TPA sejak lulus SMP pada 2008. TPA diadakan tiap sore di hari Minggu dan Kamis, bisa juga hari Selasa. “Kamis atau Selasanya tergantung saya lagi ada pekerjaan sampai sore atau tidak,” terangnya.