Bamper Pad, Inovasi Alat Penanganan Kasus Perdarahan Ibu Bersalin

961
Bamper Pad, Inovasi Alat Penanganan Kasus Perdarahan Ibu Bersalin.(Foto: Dok. Fina)
Bamper Pad, Inovasi Alat Penanganan Kasus Perdarahan Ibu Bersalin.(Foto: Dok. Fina)

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR—Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator derajat kesehatan suatu negara. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan tahun 2015, AKI Indonesia masih sebesar 305/100.000 kelahiran hidup (KH) dan masih belum mencapai target Millenium Development Goals (MDGs) sebesar 102/100.000 KH.

Dengan demikian, penurunan AKI masih menjadi prioritas utama pada Sustainable Development Goals (SDGs). Penyebab tertinggi kematian ibu hingga saat ini masih sama yakni perdarahan.

Melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kemenristekdikti, mereka mengembangkan inovasi alat balon tamponade Bamper Pad.(Foto: Dok. Fiina)
Melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kemenristekdikti, mereka mengembangkan inovasi alat balon tamponade Bamper Pad.(Foto: Dok. Fiina)

Perdarahan ini dapat terjadi saat kehamilan, persalinan maupun masa nifas. Mayoritas (50-60%)  perdarahan pada masa persalinan dan nifas disebabkan oleh atonia uteri, yaitu keadaan melemahnya otot rahim sehingga tidak mampu berkontraksi dan menyebabkan perdarahan.

Menurut Standar Pelayanan Kesehatan Ibu yang dikeluarkan oleh Kemenkes RI tahun 2013, penanganan atoni uteri dapat dilakukan dengan menggunakan kombinasi obat, kompresi bimanual dan/atau pemasangan balon tamponade yang sering disebut dengan balon kondom kateter.