Daya Saing Pariwisata Bukan Hanya Soal Harga

621
Pemerataan kunjungan wisatawan harus ditekankan. Pasalnya, dewasa ini pertumbuhan generasi kelas menengah Indonesia sangat besar. Foto: @basukicipto
Pemerataan kunjungan wisatawan harus ditekankan. Pasalnya, dewasa ini pertumbuhan generasi kelas menengah Indonesia sangat besar. Foto: @basukicipto

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Pariwisata Indonesia memiliki daya saing di kancah dunia.

Daya saing tersebut ada pada harga paket wisatanya yang lebih menarik dibandingkan negara-negara lain.

Harga kunjungan wisata di Indonesia relatif murah. Dengan begitu, diharapkan bisa mendatangkan wisatawan dalam jumlah besar.

Namun, menurut Kepala Pusat Studi Pariwisata UGM, Prof. Dr-Phil. Janianton Damanik, M.Si., ada satu hal penting yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan daya saing.

Yaitu kemudahan, kenyamanan, keamanan dan keselamatan.

Baca juga: Mengenal Vanda Tricolor, Anggrek yang Disilangkan Ratu Belanda di UGM

“Menurut saya itu yang utama. Jadi what ever you have, mau pemandangan alam yang indah sekalipun, tidak akan membuat orang serta merta datang kalau keamanan dia terancam,” ujarnya sebagaimana dilansir dari UGM Podcast.

Pariwisata Indonesia sudah di angka 40. Menurut Anton ini merupakan angka yang baik.

Namun, ke depan Indonesia tidak hanya bisa mengandalkan harga saja. Perlu bagi Indonesia memperbaiki infrastruktur.

Anton mengimbau wisatawan untuk cerdas memilih tempat wisata, yakni dengan mengkomparasikan harga paket wisata dan benefit di satu negera dengan negara lainnya.

“Mereka bisa dapat experience lewat keunikan di tempat wisata yang mereka tuju. Belum tentu keunikan tersebut ada di tempat lain.”

Baca juga: Pesan Dubes Kristiarto pada Welcoming Party 2020 KAGAMA Canberra