G2R Tetrapreneur Gelar Ekspose Industri Global Gotong Royong (G2R) Tetrapreneur 2022

90
Dr. Sukamto, S.H., M.H. selaku Kepala Biro Bina Pemberdayaan Masyarakat Setda DIY, Rika Fatimah P.L., S.T., M.Sc., Ph.D selaku founder, konseptor dan Tenaga Ahli G2R Tetrapreneur sekaligus Tetrapreneur Dosen Senior FEB UGM, Mitra Intelektual G2R Tetrapreneur, dan Keluarga Besar G2R Tetrapreneur DIY pada kegiatan Ekspose Industri G2R Tetrapreneur 2022. Foto: G2R Tetrapreneur
Dr. Sukamto, S.H., M.H. selaku Kepala Biro Bina Pemberdayaan Masyarakat Setda DIY, Rika Fatimah P.L., S.T., M.Sc., Ph.D selaku founder, konseptor dan Tenaga Ahli G2R Tetrapreneur sekaligus Tetrapreneur Dosen Senior FEB UGM, Mitra Intelektual G2R Tetrapreneur, dan Keluarga Besar G2R Tetrapreneur DIY pada kegiatan Ekspose Industri G2R Tetrapreneur 2022. Foto: G2R Tetrapreneur

KAGAMA.CO, YOGYAKARTA – Global Gotong Royong (G2R) Tetrapreneur menggelar Ekspose Industri Global Gotong Royong (G2R) Tetrapreneur 2022 yang bertempat di Bangsal Wiyotoprojo Kompleks Kepatihan Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (25/7/2022).

Acara Expose Industri G2R Tetrapreneur ini merupakan bagian dari kegiatan Tetra 1 (Chainpreneur – Rantai Wirausaha) untuk memperkenalkan produk-produk unggulan dari desa-desa (kalurahan) G2R Tetrapreneur binaan Biro Bina Pemberdayaan Masyarakat (Bermas) Setda DIY, sekaligus untuk mendapatkan feedback dari industri yang nantinya akan menjadi bahan perbaikan baik pada kemasan maupun kualitas produk.

“Model yang digagas Rika Fatimah, Ph.D untuk kemudian diinisiasi menjadi program unggulan DIY maka bisnis yang terdapat pada G2R Tetrapreneur merupakan suatu pemberdayaan ekonomi dengan berasaskan gotong royong ala Yogyakarta,” tutur Kepala Biro Bina Pemberdayaan Masyarakat (Bermas) Setda DIY Dr. Sukamto, S.H., M.H., dalam kata sambutannya saat membuka Ekspose Industri Global Gotong Royong (G2R) Tetrapreneur 2022.

Menurutnya, gotong royong yang dimaksudkan mulai dari hulu hingga hilir, mulai dari pengembangan potensi di kalurahan binaan melingkupi pengolahan bahan baku, pengemasan, hingga pemasaran.

Baca juga: Pakar UGM Beri Tanggapan Soal Aturan PSE

“Model pemberdayaan ini bukan suatu hal yang instan dan tidak hanya dari mitra industri, namun juga diperlukan pemerhatian dari instansi terkait lainnya.”

“Diperlukan komitmen dan kesabaran karena tidak ada yang instan,” tutur Kepala Biro Bermas Setda DIY itu mengakhiri sambutannya.

Acara dilanjutkan dengan edukasi publik G2R Tetrapreneur oleh Rika Fatimah P.L., S.T., M.Sc., Ph.D selaku founder, konseptor dan Tenaga Ahli G2R Tetrapreneur dan dosen senior Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM).

Rika Fatimah P.L. menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah silaturahmi.

Baca juga: Manfaat Membatik yang Belum Banyak Orang Tahu