Kamis, 23 Mei 2024 | 13:42 WIB

Prodi Biologi UGM Jadi yang Nomor 1 di Indonesia

Baca juga: Dubes Puja Alumnus UGM Dapatkan Kado Penghargaan Tertinggi dari Kerajaan Belanda

“Termasuk dengan mengembangkan International Undergraduate Program yang telah direalisasikan tahun lalu,”  jelas lulusan S3 Tokyo University Of Agriculture ini.

Dilihat dari sisi sejarah, sejarah Fakultas Biologi UGM merupakan Fakultas Biologi pertama dan tertua di Indonesia.

Meski demikian, sederet upaya perbaikan terus dilakukan agar Fakultas Biologi UGM selalu menjadi nomor satu pada setiap tahun.

Hal itu ditunjukkan dengan perluasan kerja sama internasional dalam beberapa tahun terakhir.

Yakni dengan menggandeng ANU (The Australian National University), Murdoch University, dan CDU (Charles Darwin University) Australia.

Baca juga: KAGAMA Jabar Pasang Canthelan untuk Warga Terdampak Covid-19 di Bekasi

Selain itu, Fakultas Biologi UGM juga telah berhasil menjalin kerjasama dalam pelaksanaan student exchange di UTHM (Universiti Tun Hussein Onn Malaysia), Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Yamagata University Japan, dan Gottingen University (Jerman).

Tidak berhenti di situ, Fakultas Biologi UGM secara khusus juga menjadi institusi terdepan yang mengelola KOBI (Konsorsium Biologi Indonesia).

Hal ini dilakukan untuk mengawal isu perlindungan biodiversitas melalui IBI (Indonesian Biodiversity Index) dan pelaksanaan SDGs (Sustainable Development Goals) di Indonesia.

Adapun hal membanggakan lain yang terjadi bersamaan dengan momen ini adalah ukiran prestasi sang dekan.

Beberapa waktu lalu, Prof. Budi tergabung dalam 500 peneliti/ilmuwan terbaik berbasis SINTA (Science and Technology Index) oleh Kemenristek/BRIN.

Baca juga: KAGAMA Aceh Kembali Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19

Hal tersebut diumumkan oleh Prof. Bambang Brodjonegoro, Ph.D, Menteri Ristek/BRIN.

Rasa syukur pun dinyatakan Prof. Budi sebagai suatu capaian yang membanggakan di tengah kesibukannya sebagai dekan.

“Kita patut bersyukur, namun kita harus tetap fokus pada langkah berikutnya dalam misi kita dalam dunia pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat,” tutur Prof Budi.

“Saat ini Fakultas Biologi berada pada garda terdepan dalam menciptakan sistem pendidikan dan penelitian dalam era new normal.”

“Yakni dengan protokol kesehatan agar aktivitas civitas akademika tetap berjalan produktif,” pungkas sosok kelahiran 1970 itu. (Ts/-Th)

Baca juga: Anton Mart Irianto Sebut Hal yang Harus Dipenuhi UMKM untuk Tembus Pasar Global




KAGAMA EDISI CETAK

BACA JUGA

BERITA TERKAIT

JOGJANESIA