Sejarah dan Peluang Munculnya Tata Kelola Global Baru Pasca Pandemi

972
Dosen Ilmu Hubungan Internasional UGM, Dr.Diah Kusumaningrum memprediksi, barangkali akan muncul tata kelola baru di bidang kesehatan setelah pandemi ini berakhir. Foto: Baznas
Dosen Ilmu Hubungan Internasional UGM, Dr.Diah Kusumaningrum memprediksi, barangkali akan muncul tata kelola baru di bidang kesehatan setelah pandemi ini berakhir. Foto: Baznas

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Tata kelola global baru tidak hanya muncul setelah krisis di bidang kesehatan.

Tetapi juga setelah masa-masa krisis di bidang lain, seperti Perang Dunia I dan II, Perang Dingin, 9 eleven, dan krisis finansial global.

Dosen Ilmu Hubungan Internasional UGM, Dr. Diah Kusumaningrum menjelaskan, setelah PD I pemerintah coba membuat tata kelola global di bidang keamanan dan ketertiban dunia, tetapi gagal.

Kemudian membuat lagi tata kelola global di bidang finansial, yang kemudian melahirkan badan-badan dunia seperti IMF, World Bank, dan WTO.

“Pasca PD II berakhir, kita punya tata kelola global baru di bidang ketertiban dunia, yaitu PBB. Dengan segala macam kelemahannya, PBB saat ini masih berfungsi,” terangnya.

Dosen Ilmu Hubungan Internasional UGM, Dr. Diah Kusumaningrum menyebut, setiap krisis memunculkan tata kelola global baru, seperti setelah Perang Dunia I dan II, serta Perang Dingin. Foto: Humas UGM
Dosen Ilmu Hubungan Internasional UGM, Dr. Diah Kusumaningrum menyebut, setiap krisis memunculkan tata kelola global baru, seperti setelah Perang Dunia I dan II, serta Perang Dingin. Foto: Humas UGM

Baca juga: Solusi Bupati Kutim Alumnus UGM agar Siswa Tak Mampu Tetap Bisa Belajar dari Rumah

Ketua Prodi S1 Hubungan Internasional UGM ini membabar hal tersebut dalam Diskusi Online bertajuk Peran Global Governance dalam Merespon Covid-19.

Diskusi tersebut digelar oleh FISIPOL UGM pada Jum’at (17/04/2020).

Di dalam PBB, kata Diah, terdapat tata kelola global yang fokus terhadap isu-isu HAM. Sebuah isu yang pastinya tidak bisa dilepaskan dari krisis.

Ketika itu, tata kelola ini digunakan untuk menangani Holocaust, pembantaian warga Yahudi oleh NAZI Jerman.

Ada pula warisan dari PD I, II, dan perang dingin yakni tata kelola global di bidang persenjataan.

Baca juga: Angela Inez Christabel Punya Cara Membikin Unit Seni Rupa UGM Berprestasi