Faktor yang Membuat Lelaki Bisa Jadi Ayah yang Baik

397

Baca juga: Cara Sederhana Agar Hasil Panen Kayu Berkualitas

Subjek diinstruksikan mengisi sebuah lembar survei melalui kertas dan Google form.

Dari pengujian yang dilakukan Afifa dan Budi, keterlibatan orang tua laki-laki memang berpengaruh terhadap efikasi menjadi ayah yang empatik.

Ada sumbangsih nilai sebesar 19,5 persen dari keterlibatan orang tua laki-laki.

Meski demikian, masih ada 80,5 persen hal lain yang memengaruhi efikasi menjadi ayah yang empatik.

Afifa dan Budi lalu merujuk sebuah teori yang menyatakan, persuasi secara verbal dapat mendorong kemampuan seorang lelaki menjadi sosok ayah yang pengertian.

Baca juga: Ide Berdirinya Fakultas Perhubungan dan Pengangkutan di UGM Tempo Dulu

Persuasi secara verbal diberikan dengan cara memberi dorongan atau semangat.

Dalam hal ini, sosok istri memiliki urgensi untuk meningkatkan efikasi diri suaminya untuk menjadi seorang ayah.

Selain itu, kepuasan pernikahan juga menjadi faktor yang memengaruhi kemampuan laki-laki berupaya menjadi sosok ayah.

Kepuasan pernikahan memengaruhi cara seorang ayah berinteraksi dengan keluarga.

Ayah dengan latar belakang pendidikan mumpuni, akan menyadari pentingnya keterlibatan dirinya dalam pengasuhan anak.

“Peran ayah sebelumnya akan menjadi mode bagi seorang laki-laki untuk berperilaku kepada anaknya. Seseorang yang memiliki bekal peran tersebut akan lebih meningkatkan efikasi dirinya menjadi ayah yang empatik,” tulis Afifa dan Budi. (Tsalis)

Baca juga: KAGAMA Riau Beri Bantuan Korban Kabut Asap