Umat Kristiani di Belanda Gelar Ibadah Syukur HUT Ke-73 Kemerdekaan RI

133
Para petugas ibadah dan sebagian umat mengenakan pakaian nasional dan tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.(Foto: Dok. KBRI Den Haag)
Para petugas ibadah dan sebagian umat mengenakan pakaian nasional dan tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.(Foto: Dok. KBRI Den Haag)

KAGAMA.CO, BELANDA  Sekitar 350 umat Kristiani memadati Gereja Heilige Franciscuskerk yang berlokasi di Breda pada acara Ibadah Syukur Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-73 pada Sabtu pagi (18/08/2018). Ibadah Syukur yang dimotori oleh Badan Kerjasama Umat Kristiani Indonesia di Belanda (BK-UKIN) mengambil tema “Mewujudkan Kemerdekaan Republik Indonesia dengan Semangat Disiplin dan Berbudaya Menuju Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

Ibadah Syukur ini dipimpin oleh 5 (lima) pemimpin agama Kristiani, yaitu Pendeta Stanley Tjahjadi, Pendeta Alex Papay Sarnieum, Pendeta Ida A.R. Pattinama, Pendeta Jenny Wenas, dan Pastor Yohanes M. Asa. Hadir dalam Ibadah Syukur umat Kristiani dari seluruh Belanda, Belgia dan sebagian Jerman dan Ketua dan wakil-wakil dari persekutuan Gereja di Belanda. Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja, juga terlihat hadir di tengah-tengah umat.

Umat Kristiani di Belanda Gelar Ibadah Syukur HUT KE-73 Kemerdekaan RI.(Foto: KBRI Den Haag)
Umat Kristiani di Belanda Gelar Ibadah Syukur HUT KE-73 Kemerdekaan RI. Foto: KBRI Den Haag

Ibadah Syukur kali ini sangat kental dengan nuansa perjuangan dan kemerdekaan Indonesia yang diintegrasikan ke dalam liturgi ibadah. Para petugas ibadah dan sebagian umat mengenakan pakaian nasional dan tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Lagu-lagu perjuangan dinyanyikan dan puisi perjuangan juga dibacakan, serta dilakukan mengheningkan cipta untuk jasa arwah pahlawan kemerdekaan.

Dalam kotbahnya, Pastor Yohanes Asa mengajak umat untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan Indonesia sebagai anugerah Tuhan YME. Selain itu, Pastor Asa mengajak umat untuk mengisi kemerdekaan dengan kerja secara aktif membangun bangsa, khususnya dalam suasana Indonesia sebagai tuan rumah ASIAN Games Ke-18 untuk menjadi tuan rumah yang baik.