Ilmuwan Diaspora Berkumpul, Rumuskan Pembangunan SDM Indonesia

104

Direktur Jenderal Sumber Daya Iptekdikti, Ali Ghufron Mukti menyebutkan bahwa evaluasi output kegiatan SCKD tersebut menjadi pertimbangan ilmuwan diaspora yang akan diundang di kegiatan serupa tahun depan.

“Mereka didatangkan ke sini menggunakan uang negara, sehingga wajib menghasilkan ‘output dan outcome’ bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, juga peningkatan kualitas SDM dan perguruan tinggi Indonesia.

Pada tanggal 15-17 Agustus, mereka akan disebar mengunjungi 55 perguruan tinggi di berbagai daerah,” tutur Dirjen Ghufron.

Selain dihadiri oleh Menristekdikti, Menkeu, Menteri PPN, dan Menko Bidang Kemaritiman, SCKD Tahun 2018 juga dihadiri oleh Staf Ahli Menteri Bidang Infrastruktur Hari Purwanto, sejumlah pejabat eselon II dan III di lingkungan Ditjen SDID, dan Ketua Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI), Prof Jamaluddin Jompa.

Adapun jumlah peserta umum yang hadir mengikuti acara mencapai 450 orang. Dalam ceramahnya Menko Kemaritiman Bapak Luhut B Panjaitan menekankan pentingnya diaspora untuk terus meningkatkan daya saing Indonesia yang semakin bagus. Perbedaan harusnya menjadi kekuatan dalam.membangun bangsa dan negara.

 

Sumber : Kementerian Ristekdikti