Fakultas Biologi Kenalkan Labu Susu di Desa Madurejo, Prambanan

322
Fakultas Biologi Kenalkan Labu Susu di Desa Madurejo, Prambanan.(Foto: Dok. Fabio)
Fakultas Biologi Kenalkan Labu Susu di Desa Madurejo, Prambanan.(Foto: Dok. Fabio)

KAGAMA.CO, BERITA—Pengembangan tanaman pangan di Indonesia bertujuan untuk mengatasi masalah krisis pangan yang telah berlangsung lama. Salah satunya akibat pertumbuhan penduduk yang tinggi di Indonesia, terutama di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sebagai negara agraris, Indonesia memiliki biodiversitas yang tinggi, termasuk tanaman labu atau waluh dari familia Cucurbitaceae. Labuh jenis ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber bahan pangan.

Fakultas Biologi Lakukan Penyuluhan dan Sosialisasi Budidaya Labu Susu (Buttternut pumpkin) di Desa Madurejo, Prambanan.(Foto: Dok. Fabio)
Fakultas Biologi Lakukan Penyuluhan dan Sosialisasi Budidaya Labu Susu (Buttternut pumpkin) di Desa Madurejo, Prambanan.(Foto: Dok. Fabio)

Salah satu jenis labu yang mulai diminati dan digemari oleh masyarakat adalah Cucurbita moschata ‘Butternut’. Nama awamnya bisa disebut Labu Susu. Buah yang dikenal di luar negeri dengan nama butternut pumpkin ini sedang naik daun.

Labu Unik Kaya Manfaat

Selain bentuknya unik mirip buah pir (gitar), daging buah yang berwarna oranye itu memiliki rasa manis dengan tekstur lembut. Tak hanya enak, labu susu ini juga baik untuk kesehatan karena mengandung nutrisi yang tinggi seperti serat, vitamin, antioksidan, dan beta karoten.