Silaturahmi dan Konsolidasi Kagama Cirebon

65
Kagama Cirebon mesti selalu maju dan eksis dalam setiap agendanya melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Foto : Istimewa
Kagama Cirebon mesti selalu maju dan eksis dalam setiap agendanya melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Foto : Istimewa

KAGAMA.CO, CIREBON – Dalam rangka silaturahmi dan konsosilidasi sebelum menghadiri Musyawarah Nasional Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) di Bali pada November mendatang, Kagama Cirebon mengadakan kegiatan kopi darat (Kopdar) yang digelar Rumah Makan Ayam Goreng Kampung Subagya, Cirebon, Sabtu (10/8/2019).

Dalam kegiatan tersebut, Kagama Cirebon merumuskan beberapa hal seperti mendukung program Pengurus Pusat (PP) Kagama serta mendukung program pemerintahan Presiden RI Joko Widodo.

Kagama Cirebon juga ingin meningkatkan kegiatan peduli kebersihan lingkungan, aktif mengadakan pelatihan kewirausahaan, serta berkolaborasi dengan intansi-instansi pemerintah dan lembaga masyarakat lainnya guna memberdayakan masyarakat sekitar.

Hal itu disampaikan Ketua Kagama Cirebon Junedi Hasan dalam acara yang dihadiri  Kagamawan dan Kagamawati dari wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Dia pun membuka ruang diskusi untuk menyalurkan kritik saran dan sanggahan untuk ditindaklanjuti sebagai bagian dari program Kagama Cirebon.

“Tujuan dari Kopdar, selain silaturahmi, jadi ajang konsolidasi anggota Kagama Cirebon untuk mendukung segenap program PP Kagama serta program kerja Presiden RI Joko Widodo.”

“Lewat Kopdar ini, segenap anggota Kagama Cirebon merumuskan berbagai kegiatan internal paguyuban maupun aktivitas eksternal di masyarakat.”

“Meski usia Kagama Cirebon baru tiga tahun, kami akan selalu mendukung Program PP Kagama dan melakukan program jalan sehat, membuat komunitas peduli lingkungan, hingga pembentukan UKM,” tutur pria yang akrab dipanggil Edi tersebut dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu, Ryan Wuryanto, angkatan 1993 dari Jurusan Akuntasi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, menyatakan bahwa  alumni UGM atau Kagama harus berperan, mengabdi dan bermanfaat kepada masyarakat lewat pembangunan-pembangunan kegiatan sosial masyarakat yang belum terakomodir.

Kota Cirebon adalah kota yang sedang berkembang dari berbagai macam aspek yakni industri, perdagangan, dan pembangunan infrastruktur sehingga perlu didukung dari berbagai macam elemen termasuk dari anggota Kagama.

“Alumni UGM itu sudah terikat dengan program Tri Dharma, salah satu yang harus dilakukan adalah pengabdian masyarakat sehingga alumni UGM selalu bersatu, bekerja sama, satu warna, dan satu manfaat untuk mendukung Kota Cirebon dengan berbagai macam kegiatan,” pungka Ryan. (Jos)