Rumah Kagama Jadi Titik Pertemuan dan Oase Bagi Kagama

460
Ketua Umum PP Kagama Ganjar Pranowo resmi meluncurkan Rumah Kagama secara simbolis dengan memotong tumpeng. Foto : Istimewa
Ketua Umum PP Kagama Ganjar Pranowo resmi meluncurkan Rumah Kagama secara simbolis dengan memotong tumpeng. Foto : Istimewa

KAGAMA.CO, JAKARTA – Para lulusan Universitas Gadjah Mada membutuhkan platform seperti rumah singgah yang dapat membantu mereka dalam mencari pekerjaan.

Oleh sebab itu Pengurus Pusat (PP) Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) membangun rumah singgah yang menjadi titik pertemuan serta oase bagi anggota Kagama yang berjumlah sekitar 300.000 orang untuk bertemu dan menyalurkan informasi dari para lulusan, pelaku usaha, serta pemerintah.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Umum PP Kagama Ganjar Pranowo ketika secara resmi meluncurkan Rumah Kagama di Jakarta, Senin (9/9/2019).

“Pemerintah memiliki visi untuk memajukan Indonesia melalui sumber daya manusia yang sumber daya manusia yang unggul.”

“Untuk mewujudkan visi tersebut, Kagama meluncurkan Rumah Kagama di Jakarta yang menjadi semacam rumah singgah bagi ribuan alumni Kagama untuk menyiapkan diri dengan berbagai serapan informasi sebelum mereka terjun menerapkan ilmu di masyarakat,” tutur Gubernur Jawa Tengah itu lebih lanjut.

Dalam acara itu turut hadir sejumlah pejabat, akademisi, serta jajaran PP Kagama seperti Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto,

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Dwikorita Karnawati, serta Rektor UGM Panut Mulyono.

Sejumlah pejabat negara, akdemisi, dan jajaran PP Kagama hadir dalam peluncuran Rumah Kagama. Foto : Istimewa
Sejumlah pejabat negara, akademisi, dan jajaran PP Kagama hadir dalam peluncuran Rumah Kagama. Foto : Istimewa

Menurut Menhub Budi Karya, sebagai salah satu universitas ternama di Indonesia, UGM perlu terus memberi kontribusi yang bisa dilihat adalah banyaknya lulusan UGM yang menjadi anggota kabinet pemerintah saat ini.

“Peran alumni besar dalam memberikan contoh kepemimpinan yang baik, yakni format kepemimpinan yang merakyat akan memberi kontribusi yang lebih maksimal kepada bangsa,” ucap Ketua Harian PP Kagama tersebut.

Rumah Kagama ini beralamat di Jalan Palmerah Utara Nomor 90A, Jakarta Barat, dengan luas tanah 500 meter.

Rumah Kagama ini dirancang multifungsi antara lain sebagai ruang kerja dengan fasilitas virtual office, ruang pertemuan, Cafe Bojo, sebuah coffee shop untuk kopi darat (Kopdar) dan santai, kamar inap, fasilitas olahraga, serta area terbuka untuk beramah tamah.

Rumah Kagama jadi meeting point alumni UGM untuk membangun jejaring. Foto : Istimewa
Rumah Kagama jadi titik pertemuan alumni UGM untuk membangun jejaring. Foto : Istimewa

“Semuanya untuk memfasilitasi anggota Kagama terutama yang baru lulus, yang baru berjuang di Jakarta, namun kebingungan mencari tempat menginap.”

“Di sini lulusan baru UGM dapat bertemu dengan para senior, transfer ilmu, dan pengalaman.”

“Siapa pun nanti pengurus PP Kagama berikutnya, tetap harus ada tim pengelola yang mengurus rumah singgah ini sehingga tujuan tercapai.”

“Sarana dan pra sarananya secara bertahap dapat terus disempurnakan.”

“Harapannya Rumah Kagama menjadi solusi bagi adik-adik lulusan UGM yang terkendala tempat tinggal kala mencari kerja di Jakarta.”

“Rumah Kagama ini juga nantinya juga mesti mampu menghidupi dirinya sendiri agar eksistensi dan manfaatnya dapat berlangsung lama,” pungkas Bendahara Umum PP Kagama Yualita Widyadhari. (Josep)