Alumnus Farmasi UGM Angkatan 1983 Resmi Nakhodai Badan Standardisasi Nasional

1380
Alumnus Fakultas Farmasi UGM angkatan 1983, Kukuh Syaefudin Ahmad, didapuk sebagai Kepala Badan Standardisasi Nasional yang baru. Foto: Farmasi UGM
Alumnus Fakultas Farmasi UGM angkatan 1983, Kukuh Syaefudin Ahmad, didapuk sebagai Kepala Badan Standardisasi Nasional yang baru. Foto: Farmasi UGM

KAGAMA.CO, JAKARTA – Drs. Apt. Kukuh Syaefudin Achmad, M.Sc. resmi dilantik sebagai Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) periode 2020-2025, Rabu (10/6/2020).

Pelantikan dilakukan oleh Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro di Ruang Jirap Gedung B.J. Habibie, Jakarta.

Protokol kesehatan dan penjagaan jarak tetap diterapkan dalam pelantikan. Kukuh pun menggantikan Kepala BSN sebelumnya, Bambang Prasetya, yang purna tugas.

Amanah baru ini juga sekaligus menjadikan alumnus Fakultas Farmasi angkatan 1983 tersebut mengampu jabatan sebagai Ketua Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Kabar dilantiknya Kukuh sebagai Kepala BSN menjadi berita gembira bagi keluarga besar UGM.

Alumnus Fakultas Farmasi UGM angkatan 1983, Kukuh Syaefudin Ahmad, didapuk sebagai Kepala Badan Standardisasi Nasional yang baru. Foto: BSN
Alumnus Fakultas Farmasi UGM angkatan 1983, Kukuh Syaefudin Ahmad, didapuk sebagai Kepala Badan Standardisasi Nasional yang baru. Foto: BSN

Baca juga: Dua Direktur Bappenas Alumnus UGM Jelaskan Arah Kebijakan New Normal di Papua 

Ucapan selamat dari Dekan Farmasi UGM Prof. Dr. Agung Endro Nugroho pun dihaturkan kepada sosok asal Purbalingga itu.

“Selamat atas pelantikan Bapak Drs apoteker Kukuh Syaifudin Ahmad M.Sc. (Alumni Farmasi UGM angkatan 83) sebagai Kepala Badan Standarisasi Nasional (BSN),” tutur Prof. Agung di Facebook.

“Semoga amanah dalam menjalankan tugas, dan diberi kemudahan, kesuksesan, kelancaran, kesehatan, kekuatan serta diberi lindungan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala. Aamiin yaa robbal aalamiin,” sambungnya.

Amanah sebagai kepala BSN diterima setelah Kukuh menempuh penulisan makalah dan assestment test pada Maret lalu.

Pria kelahiran 10 Februari 1965 itu mengalahkan dua kandidat lain, yakni Adi Rusmanto (Badan Informasi Spasial) dan Mego Pinandito (Lembaga Ilmu Pengetahuan).

Baca juga: Ketua KAGAMA Malang Ingin Alumni Lintas Generasi Semakin Guyub