Real Estate di Jakarta Berkembang Pesat, Pakar UGM Usulkan AMDAL Khusus Banjir

65
Pakar UGM mengusulkan adanya AMDAL khusus banjir di Jakarta. Foto: Humas UGM
Pakar UGM mengusulkan adanya AMDAL khusus banjir di Jakarta. Foto: Humas UGM

KAGAMA.CO, BULAKSUUR – Peningkatan populasi yang terjadi di Jakarta memicu luas wilayah pemukiman yang semakin besar.

Hal tersebut ikut memicu bertambahnya industri dan semua itu membutuhkan air.

Hal ini disampaikan oleh Pakar hidrologi UGM, Prof. Dr. Ir. Budi Santoso Wignyosukarto, Dip.HE., dalam jumpa pers di Ruang Rapat Humas UGM, Pada Sabtu (06/01/2020).

Oleh karenanya, Budi menegaskan air harus dikonservasi dengan baik.

Di sisi lain, banjir yang terjadi di awal tahun 2020 ini mendorong pemerintah memutar otak untuk menemukan solusinya.

Baca juga: 4 Resolusi Ganjar Pranowo di Bidang Pendidikan pada 2020, Salah Satunya Gratiskan Biaya Sekolah

Pakar hidrologi lain, Ir. Rachmad Jayadi, M.Eng. Ph.D menjelaskan, risiko banjir di Jakarta meningkat setiap tahun, sehingga beban yang diterima juga akan meningkat.

Jakarta alami perkembangan pesat dalam hal pembangunan, salah satunya perumahan real estate.

Bangunan real estate, kata Rachmad, sulit ditingkatkan fungsi drainasenya.

Rachmad mengusulkan adanya AMDAL khusus banjir.

‚ÄúSelama ini yang kita kenal ada AMDAL umum, ada AMDAL lalu lintas, tetapi banjir belum ada,” jelas Rachmad.

Baca juga: Natuna Tak Akan Pernah Bernasib seperti Pulau Sipadan dan Ligitan