Pesan Ketua IAI Alumnus Farmasi UGM kepada Apoteker di Seluruh Indonesia

432

Baca juga: Ganjar Imbau KAGAMA Bogor Raya Giat Mendukung Pemerintah Setempat dalam Pencegahan Covid-19

Demikian juga dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menyatakan bahwa pemulihan kesehatan harus sejalan dengan pemulihan ekonomi.

Bahkan, kata Nurul, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, juga mengimbau agar seluruh organisasi profesi kesehatan ikut serta dalam menekan peningkatan penyebaran Covid-19.

Caranya yakni dengan upaya promotif dan dan preventif, hal yang merupakan kompetensi apoteker selain komunikasi.

“Intinya dalam era new normal ada hal yang harus dilakukan apoteker secara individual, komunitas, dan institusi,” tutur Nurul.

“Misalnya, harus menjaga kondisi sehat, menjaga kebersihan, menjaga jarak, menggunakan pakaian khusus saat bekerja, mandi, menggunakan masker, dan lain-lain,” jelasnya.

Baca juga:  Peneliti Alumnus UGM Sebut Hal yang Ditengarai Membuat Covid-19 di Indonesia Tak Kunjung Reda

Komisaris PT Kimia Farma (Tbk)  tersebut lalu menegaskan bahwa apoteker harus menjalankan SPO (Standar dan Prosedur Operasional) pelayanan apotek yang lain.

Yakni dengan menyemprot desinfektan apotek secara berkala, menyediakan tempat mencuci tangan dengan sabun, melakukan pengecekan suhu badan, dan menjaga tata letak kursi di ruang tunggu.

Kemudian, pengunjung yang datang ke apotek juga harus bebas dari batuk dan memakai masker.

Pengunjung yang diperbolehkan masuk maksimal 40 persen dari kapasitas apotek.

Lebih lanjut, Nurul berpesan kepada seluruh apoteker di Indonesia untuk bisa memberi edukasi.

Baca juga: Gerakan Canthelan dari Alumnus Pertanian UGM Angkatan 2000 Bikin Wakil Bupati Sleman Salut