Lady Ayu Sri Wijayanti, Peraih IPK 4,00 yang Ingin Jadi Ibu Rumah Tangga

230
Menjelang UAS maupun UTS, Lady terbiasa belajar hingga esok hari. Perempuan berusia 23 tahun ini merupakan anak pertama di dalam keluarganya yang meraih gelar S2. Foto: Istimewa
Menjelang UAS maupun UTS, Lady terbiasa belajar hingga esok hari. Perempuan berusia 23 tahun ini merupakan anak pertama di dalam keluarganya yang meraih gelar S2. Foto: Istimewa

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Rektor UGM Pro. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng mewisuda sebanyak 1.903 lulusan Pascasarjana pada hari Rabu, (23/10/2019).

Dari jumlah wisudawan ini disebutkan nama Lady Ayu Sri Wijayanti, S.Pi., M.Sc. yang sebagai Wakil Wisudawan dari Ilmu Perikanan, Fakultas Pertanian.

Lady merupakan satu dari empat wisudawan yang berhasil mendapatkan nilai sempurna, yakni IPK 4,00.

Dia merasa sangat bersyukur akan hasil yang telah raih selama menempuh studi.

“Syukur alhamdulilah, karena sebelumnya tidak pernah menyangka akan mendapatkan IPK 4,00. Banyak rintangan dan hambatan tetapi semua telah dibalas dengan hal yang menakjubkan seperti ini,” ungkap Lady kepada KAGAMA usai wisuda.

Baca juga: Terobosan Sapto Amal Tingkatkan Kinerja Badan Pemeriksa Keuangan RI

Pencapaian Lady semakin membuat bangga orang tuanya, karena dia adalah anak pertama yang mendapat gelar S2 di keluarga dengan usia yang relatif muda, yakni 23 tahun.

Perempuan kelahiran Medan ini aktif berorganisasi semasa S1 dan fokus menjadi asisten laboratorium serta membantu beberapa proyek dosen semasa S2.

Kegiatan-kegiatan yang Lady lakukan semuanya berhubungan dengan minat studi yang sedang dia jalani.

“Saya senang melakukan hal-hal yang berguna dan memiliki hubungan dengan studi selama S2,” ungkap Lady.

Peraih Best Presenter di International Symposium Marine & Fisheries Resource (2017) ini mengaku sangat beruntung mendapat dukungan dari orang-orang terdekat, mulai dari keluarga, suami dan Allah sebagai tuhan yang selalu ia mintai kemudahan dalam segala hal.

Baca juga: Akademisi UGM Peraih Anugerah DIKTENDIK Berprestasi 2019, Tegaskan Pentingnya Hilirisasi Riset