Klaten Lahir Berkat Buah Pikiran Pengusaha Garam dari Madura Bernama Sukaptinah

70
Sosok perempuan dengan nama KRAJ Sukaptinah adalah sosok di balik berdirinya Kabupaten Klaten, menurut dosen UNY alumnus UGM, Dr. Purwadi, M.Hum. Foto: Nusa Gates
Sosok perempuan dengan nama KRAJ Sukaptinah adalah sosok di balik berdirinya Kabupaten Klaten, menurut dosen UNY alumnus UGM, Dr. Purwadi, M.Hum. Foto: Nusa Gates

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Kasunanan Surakarta memiliki ide memekarkan kabupaten baru di timur Candi Prambanan.

Penggagas ide ini adalah Gusti Kanjeng Ratu Kencono Wungu.

Ratu Kencono Wungu adalah permaisuri dari raja Kasunanan Surakarta yang memimpin pada periode 1788 – 1820, Sinuwun Paku Buwana IV.

Sebuah rapat penting akhirnya digelar pada 28 Juli 1804 dengan pimpinan sidang Ratu Kencono Wungu.

Tokoh keagamaan, demang, juru pengairan, juru kunci Merapi, kelompok industri dan pengusaha diundang dalam rapat.

Baca juga: Kata Diaspora KAGAMA: Warga Prancis Rela Tinggalkan Budaya Ramah Tamah Secara Fisik Demi Cegah Penularan Covid-19

Sidang rapat pun sepakat mengangkat Arya Mangkupraja II sebagai dewan eksekutif panitia pembentukan kabupaten baru.

Arya Mangkupraja II adalah patih Kasunanan Surakarta yang mengabdi pada selang 1796-1804.

Seluruh tugas yang dilaksanakan Arya Mangkupraja akan dipertanggungjawabkan kepada Ratu Kencono Wungu.

Menurut Ketua Lembaga Olah Kajian Nusantara (LOKANTARA), Dr. Purwadi, M.Hum, kabupaten baru ini juga dibentuk oleh tiga orang selaku dewan penasihat.

“Yakni Raden Ngabehi Ranggasutrasno, Kanjeng Raden Tumenggung Sastronagoro dan KRT Sastrodipuro,” kata Purwadi kepada Kagama.

Baca juga: Akhir Tahun Ini, Indonesia Bisa Punya Akses 30 Juta Vaksin